Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya menjaga keberagaman sebagai bagian dari karakter Jakarta yang inklusif, multikultur, dan multietnik, serta kota global untuk seluruh kelompok.
"Sebagai Gubernur Jakarta, saya harus menjadi Gubernur buat semua kelompok, semua agama, semua golongan, semua etnis," kata Pramono saat membuka Canisius Expo 2026 di Jakarta, Sabtu.
Pramono mengatakan keberagaman yang ditampilkan dalam kegiatan Canisius Expo 2026 mencerminkan karakter Jakarta sebagai kota global yang terbuka bagi seluruh kelompok masyarakat.
Ia menilai keberadaan sekolah unggulan seperti Kolese Kanisius turut berkontribusi terhadap pembangunan Jakarta dan Indonesia melalui para alumninya yang berkiprah di berbagai bidang.
Menurut dia, tidak sedikit alumni Kanisius yang sudah berperan serta untuk Jakarta dan untuk bangsa lndonesia.
"Sehingga kerja sama, kolaborasi, Jakarta sebagai kota global, ibu kota negara, kota yang inklusif, menurut saya akan membuat Jakarta menjadi semakin kuat," katanya.
Pramono juga menyetujui usulan alumni Kolese Kanisius untuk merevitalisasi halte di depan kampus dengan melibatkan alumni dan Pemprov DKI Jakarta.
Selain revitalisasi halte, Pemprov DKI Jakarta akan membuka pelican crossing di lokasi tersebut untuk meningkatkan keselamatan siswa saat menyeberang.
"Kalau diberi nama Halte Kanisius kemudian diperbaiki oleh alumni, selama itu untuk kepentingan publik, saya memberikan persetujuan," ujarnya.
Diketahui, Canisius Expo 2026 mengusung tema "Innovating for Human Dignity" dan menjadi ruang bagi siswa mengembangkan kreativitas, kompetensi, serta karakter sebagai bagian dari rangkaian menuju 100 tahun Kolese Kanisius.
Dalam kegiatan tersebut, ditampilkan tarian kolosal "Penjaga Rimba Borneo" yang melibatkan 492 siswa.
Canisius Expo 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari kompetisi akademik, seni dan olahraga, hingga Education Fair, Talent Spotting, serta pengenalan perguruan tinggi, jurusan, karier, dan beasiswa.
Ia berharap para siswa Kolese Kanisius terus mengembangkan kompetensi dengan tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian agar ilmu yang dimiliki memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kemajuan Jakarta dan Indonesia.
"Dengan demikian, ilmu dan kemampuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta turut membawa Jakarta dan Indonesia semakin maju,” katanya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.