Jakarta - Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune mendorong semakin banyak investor asal Indonesia untuk menanam modal di negaranya serta menyatakan kesiapan memprioritaskan kerja sama investasi dari Indonesia di sektor tertentu.
Menurut Duta Besar RI untuk Aljazair Yusron Ambary, usai menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Tebboune di Alger pada Senin (31/8), Aljazair secara khusus mengundang Indonesia untuk meningkatkan investasi di sektor fosfat.
“Beliau menegaskan akan memberikan prioritas bagi investor asal Indonesia yang berminat di sektor itu,” kata Dubes Yusron, menurut keterangan KBRI Alger yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Presiden Tebboune menyampaikan negaranya saat ini membuka semakin banyak peluang bagi investasi asing, termasuk di sektor fosfat yang menjadi sektor strategis di Aljazair, dan berharap Indonesia dapat mengoptimalkan peluang tersebut, ucap Yusron.
Dubes RI di Aljazair menyebut undangan langsung dari Presiden Tebboune tersebut merupakan momentum bagi pelaku bisnis Indonesia memperluas kerja sama ekonomi dan investasi di Aljazair.
Yusron kemudian menyoroti tercapainya nota kesepahaman terkait kerja sama komoditas pupuk dan fosfat antara Pupuk Indonesia dengan Somiphos, perusahaan tambang setempat, pada Januari 2026 lalu.
Kerja sama tersebut, kata dia, mencakup penjajakan kerja sama perdagangan maupun investasi di bidang fosfat di Aljazair, termasuk penjajakan skema perusahaan patungan atau akuisisi.
Selain itu, hubungan komersial di bidang migas antara Pertamina dengan Sonatrach sejak 2002 terus langgeng dan berkembang hingga kerja sama pengelolaan blok migas di Aljazair, ucap Yusron.
Dubes Yusron pun berharap keberhasilan kerja sama ekonomi antara perusahaan RI dan Aljazair di bidang migas, fosfat, dan pupuk tersebut dapat menjadi motivasi bagi perusahaan Indonesia untuk semakin terlibat dalam pengembangan sektor strategis di Aljazair.
Di samping perdagangan dan investasi, Dubes RI untuk Aljazair itu menyebut akan menjadikan hubungan politik serta hubungan antarmasyarakat melalui pendidikan dan pariwisata sebagai prioritas semasa bertugas.
Di bidang politik, Indonesia dan Aljazair sama-sama memiliki sejarah perjuangan anti-kolonialisme serta konsisten dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, katanya.
Dubes Yusron juga menyampaikan komitmen mendukung realisasi kunjungan Presiden Prabowo ke Aljazair untuk menjawab undangan Presiden Tebboune.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.