Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Pura di Nusa Penida Terbakar, Diduga Berawal dari Aksi Bakar Sampah

NadiKabar Biro
Pura di Nusa Penida Terbakar, Diduga Berawal dari Aksi Bakar Sampah
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Pura di Nusa Penida Terbakar, Diduga Berawal dari Aksi Bakar Sampah.

JAKARTA — Peristiwa kebakaran terjadi di Pura Puseh Desa Adat Batumadeg, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (3/9).

Kebakaran itu terjadi di Pelinggih Meru di Pura Puseh Batumadeg, sekitar pukul 12.30 WITA.

Kebakaran diduga akibat percikan api dari pembakaran sampah di yang terbawa angin hingga menyambar bagian atap bangunan sakral tersebut.

"Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan pelapor, akibat kejadian itu diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp 300.000.000," kata Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa pada Kamis sore.

Kronologisnya, saat itu saksi bernama I Wayan Miwa saat pulang ke rumah setelah bekerja untuk mengambil sesuatu. Namun, pada saat dalam perjalanan, tiba-tiba terdapat seseorang yang berteriak kepada saksi dan memberitahukan bahwa terlihat kepulan asap di Pura Puseh.

Mendengar informasi itu, saksi segera berlari menuju Pura Puseh dan setibanya di lokasi melihat api telah membakar bangunan Meru Tumpang 7. Selanjutnya saksi memanggil warga sekitar untuk bersama-sama membantu memadamkan api.

"Namun, karena aliran air PDAM sedang mengalami gangguan atau mati, warga mengalami kesulitan untuk melakukan pemadaman," imbuhnya.

Kemudian untuk mencegah api merembet dan membakar bangunan lainnya, warga berinisiatif menjatuhkan bangunan yang telah terbakar agar api hanya membakar satu bangunan, dan tidak merembet ke bangunan lainnya.

"Selanjutnya, warga secara bergotong-royong mendorong dan menjatuhkan bangunan tersebut. Setelah itu, menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar) dan Polsek Nusa Penida untuk melaporkan kejadian kebakaran tersebut," jelasnya.

Dari keterangan pelapor I Made Granyam Santika dan saksi lainnya, kata Alit, diduga penyebab kebakaran berasal dari adanya kegiatan pembakaran sampah yang kemudian api merembet dan membakar lahan di sekitarnya.

Selain itu, mengingat kondisi angin pada saat kejadian cukup kencang dan mengarah ke utara, api kemudian dengan cepat menjalar serta beterbangan hingga membakar Pelinggih Meru Tumpang 7.

"Terduga pelaku yang melakukan pembakaran sampah hingga mengakibatkan terjadinya kebakaran tersebut saat ini belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Saat ini api telah padam sepenuhnya," ujarnya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia