Jakarta, CNBC Indonesia-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut sebagian masyarakat menyukai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini terindikasi dari permintaan sekolah dan wali murid.
Demikianlah disampaikan Purbaya di kantornya usai bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono pada akhir pekan lalu.
"Saya tanya-tanya aja ada nggak sekolah yang minta? Pokoknya banyak yang minta. Dan itu cukup masif yang minta. Artinya, program MBG ini sebagian masyarakat menurut saya amat baik. Dari sekolah-sekolahnya yang masih banyak minta itu," ungkapnya.
MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Disampaikan saat kampanye dan direalisasikan pada tahun pertama usai terpilih. Program ini memakan anggaran ratusan triliun, maka dari itu menjadi perhatian publik secara keseluruhan.
Tidak hanya bagi masyarakat Indonesia, investor pun sempat dibuat was-was karena ada potensi memperlebar defisit anggaran di atas 3% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Saya bilang, kalau itu Anda umumkanlah ke publik, berapa yang sekolah yang minta itu. Sehingga orang tahu bahwa memang sebagian masyarakat menyukai program ini. Kalau nggak bilang semuanya ya, sebagian besar," terang Purbaya mengulang yang disampaikan kepada Sudaryono.
BGN akan menambah jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T, pondok pesantren, hingga daerah-daerah di luar Jawa yang masih membutuhkan layanan program. Meski demikian dipastikan tidak ada penambahan anggaran.
"Yang 3T itu termasuk tahun depan, dia bilang akan ada realokasi dari satu pos ke pos itu. Dananya boleh nggak dipakai? Boleh," tegas Purbaya.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.