Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Ragunan bidik standar internasional dengan kesejahteraan satwa

NadiKabar Biro
Ragunan bidik standar internasional dengan kesejahteraan satwa
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Ragunan bidik standar internasional dengan kesejahteraan satwa.

Jakarta - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan membidik standar internasional melalui peningkatan kesejahteraan satwa serta pengelolaan pelayanan.

"Dengan dukungan masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Taman Margasatwa Ragunan berkomitmen untuk terus berbenah dan melangkah menuju pengelolaan kebun binatang bertaraf internasional," kata Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Wahyudi menjelaskan standar tersebut menjadikan kesejahteraan satwa sebagai prioritas dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan.

Lebih lanjut, transformasi Taman Margasatwa Ragunan merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menghadirkan kawasan konservasi yang tidak hanya menjadi destinasi rekreasi masyarakat, tetapi juga memiliki standar pengelolaan satwa, pelayanan pengunjung, edukasi, penelitian, dan konservasi yang semakin baik.

"Penyesuaian tarif juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan melalui optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," katanya.

Dengan demikian, sebagian kebutuhan operasional, peningkatan pelayanan, dan pengembangan fasilitas dapat didukung melalui pendapatan yang dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus secara bertahap mengoptimalkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Namun demikian, Taman Margasatwa Ragunan menegaskan aspek keterjangkauan bagi masyarakat tetap menjadi perhatian utama.

Setiap kebijakan mengenai tarif akan mempertimbangkan kemampuan masyarakat, kualitas pelayanan, keberlanjutan pengelolaan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Harapan kami, apabila penyesuaian tarif ini dapat direalisasikan, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh satwa maupun pengunjung. Satwa mendapatkan kesejahteraan dan kualitas perawatan yang semakin baik, sementara masyarakat memperoleh fasilitas serta pelayanan yang semakin aman, nyaman, edukatif, dan berkualitas,” katanya.

Taman Margasatwa Ragunan, kata Wahyudi, bukan sekadar tempat untuk melihat dan mengenal satwa, tetapi merupakan ruang konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi alam bagi masyarakat.

Sejalan dengan peningkatan kesejahteraan itu, Komisi C DPRD DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan pada angka Rp10.000.

Tarif Rp10.000 terbilang masih rasional dan ramah di kantong jika dibandingkan dengan beberapa destinasi wisata lain di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia