Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif

NadiKabar Biro
RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait RSCM perkuat perkembangan layanan sel punca untuk terapi regeneratif.

Jakarta - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat perkembangan pelayanan sel punca (stem cell) dan turunannya di Indonesia dalam mendukung kebutuhan terapi regeneratif melalui Stem Cells and Metabolites Clinic (SCMC) di RSCM Kencana, Jakarta.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Strategi Layanan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Dr. dr. Bobi Prabowo, Sp.Em, Subsp.TK|K), M.Biomed, FICEP menegaskan bahwa RSCM berkomitmen menjaga quality control atau pengendalian mutu sehingga berbagai produk teknologi kesehatan, termasuk sel punca dapat diterapkan secara aman bagi masyarakat.

“Quality control-nya, ini yang kita inginkan bahwa yang dibutuhkan masyarakat ini sel punca itu banyak manfaatnya. Sekretom luar biasa bisa bantu menumbuhkan rambut, mengembalikan pasca-operasi, bahkan anti-aging,” kata dr. Bobi dalam acara “Update Terapi Sel Punca & Turunannya di Indonesia” di RSCM Kencana, Jakarta, Sabtu.

Sel punca dikenal sebagai sel tubuh manusia dengan kemampuan istimewa, yakni mampu memperbarui diri (self renewal) sekaligus berdiferensiasi menjadi jenis sel lain (differentiate).

Melalui perlakuan khusus di laboratorium, sel punca dapat diperbanyak dan dipanen untuk dimanfaatkan sebagai pilihan terapi pada kondisi tanpa pilihan pengobatan lain maupun penyakit degeneratif.

Bobi menyampaikan perkembangan pelayanan kesehatan tidak hanya memerlukan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi membutuhkan masyarakat harus memperoleh informasi yang benar.

“Kami bersama Kementerian Kesehatan ingin memastikan bahwa ini benar-benar aman. Dan sampai saat ini untuk terapi-terapi sel punca, bahkan yang paling kencang sekarang Indonesia,” tutur dia.

Kehadiran SCMC merupakan pemenuhan atas penetapan RSCM oleh Kementerian Kesehatan sebagai rumah sakit penyelenggara penelitian berbasis pelayanan terapi sel punca dan/atau sel, sekaligus menjadi bagian dari upaya RSCM mewujudkan visinya memberikan pelayanan kesehatan paripurna dan profesional berstandar internasional.

Hingga saat ini, tercatat lebih dari 3.800 pasien telah menjalani terapi sel punca di RSCM untuk berbagai kondisi, di antaranya patah tulang, defek tulang, kelumpuhan, osteoarthritis lutut, hernia nukleus pulposus (HNP), osteoporosis, stroke, gagal ginjal terminal pada anak, kaki diabetes, luka bakar, disfungsi ereksi, Multiple System Atrophy (MSA), kebotakan (alopesia), peremajaan kulit (skin rejuvenation), keloid, hingga kondisi cadangan sel telur yang berkurang.

Adapun pelayanan sel punca mencakup rangkaian tindakan medis, mulai dari pengambilan, penyimpanan, pengolahan, hingga pemberian terapi dari donor kepada resipien, baik secara autologous (diproses dari sel pasien sendiri) maupun alogenik (diproses dari donor publik) yang telah memenuhi standar mutu, keamanan, dan kemanfaatan.

Layanan ini hadir untuk mengatasi keterbatasan terapi konvensional sekaligus menunjang perkembangan teknologi kedokteran demi manfaat yang sebesar-besarnya bagi pasien.

Dalam hal ini, RSCM menghadirkan SCMC sebagai one stop service bagi pasien yang membutuhkan terapi sel punca dan turunannya. Melalui pendekatan tim multidisiplin, pasien memperoleh layanan yang komprehensif dan integratif oleh dokter-dokter berpengalaman di bidangnya, mulai dari fase penegakan diagnosis, pengobatan melalui implantasi sel punca, hingga rehabilitasi pasca implantasi.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia