Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Rully Nere berharap Piala Soeratin kembalikan talenta Papua ke timnas

NadiKabar Biro
Rully Nere berharap Piala Soeratin kembalikan talenta Papua ke timnas
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Rully Nere berharap Piala Soeratin kembalikan talenta Papua ke timnas.

Jakarta - Legenda sepak bola Indonesia Rully Nere berharap penyelenggaraan Piala Soeratin tingkat Provinsi Papua dengan mempertandingkan tiga kelompok usia sekaligus U13, U15, dan U17, dapat mengembalikan talenta dari Papua ke tim nasional (timnas).

“Sangat bagus karena sudah cukup lama kita tidak melihat kompetisi seperti ini berjalan secara rutin dan berjenjang. Dengan adanya Piala Soeratin U13, U15 dan U17, anak-anak Papua kembali punya tempat untuk bermain, berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka,” kata Rully, dikutip dari keterangan resmi PSSI, Senin.

Mantan pemain Persipura dan Timnas Indonesia itu mengaku prihatin melihat semakin minimnya pemain asli Papua yang menembus level timnas Indonesia.

Karena itu, ia menilai kompetisi usia muda harus menjadi salah satu fondasi untuk mengembalikan tradisi Papua sebagai salah satu daerah penghasil pesepak bola berbakat Indonesia.

“Saya sebagai pemain asli Papua, pernah bermain di Persipura dan Timnas, tentu sedih melihat kenyataan bahwa pemain-pemain Papua tidak sebanyak dulu di Timnas. Karena itu, dengan kembali digelarnya Piala Soeratin seperti ini, saya sangat menghargainya,” ujar dia.

Menurut Rully, Papua memiliki sejarah panjang dalam Piala Soeratin. Persiss Sorong tercatat sebagai juara nasional Piala Soeratin 1987, setelah mengalahkan Persipas Pangkalpinang 1-0.

Kini, 39 tahun setelah keberhasilan Persiss Sorong, Rully berharap kompetisi yang kembali dibangun di Papua dapat menjadi awal lahirnya generasi baru yang mampu mengulang bahkan melampaui pencapaian tersebut.

Adapun, Piala Soeratin Papua 2026 resmi dibuka di Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Kamis (27/8). Turnamen usia muda ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 September mendatang.

Tahun ini terdapat 15 tim dari berbagai SSB dan akademi yang ambil bagian. U13 diikuti enam tim, U15 tujuh tim, sedangkan U17 dua tim.

Dalam kesempatan yang sama, Rully juga memberikan apresiasi kepada anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, yang saat ini menjabat Plt Ketua Asprov PSSI Papua, karena memperluas penyelenggaraan dari sebelumnya hanya U13 menjadi tiga kelompok usia.

Menurutnya, langkah tersebut harus didukung Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri dan seluruh pemangku kepentingan agar kompetisi tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan.

Ia juga mengapresiasi rencana PSSI Papua meningkatkan kualitas pelatih, wasit dan match commissioner melalui sertifikasi dalam tiga bulan ke depan. Selain itu, kemudahan afiliasi SSB dengan skema pembayaran bertahap selama satu tahun dinilai dapat membantu memperluas ekosistem pembinaan.

“Kompetisi ini bagus untuk ekosistem sepak bola Papua. Pelatih berkembang, wasit berkembang, SSB juga berkembang. Kalau semua berjalan bersama, saya yakin akan muncul lagi pemain-pemain Papua yang bisa bermain di level nasional bahkan Timnas,” kata dia.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia