Jakarta - Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka mengawali perjuangannya mempertahankan gelar US Open 2026 dengan mengalahkan Camila Osorio dua set langsung 6-2, 6-4 dalam waktu satu jam 27 menit di New York, Selasa WIB.
Kemenangan itu memperpanjang catatan Sabalenka menjadi 14 kemenangan beruntun di US Open sekaligus kemenangan ke-24 berturut-turut pada laga babak pertama turnamen Grand Slam.
"Dia mulai lebih maju sedikit dan bermain lebih agresif, sehingga memaksa saya mundur. Dia bermain bagus, memberikan perlawanan dan bertarung dengan sangat baik," kata Sabalenka dikutip dari WTA.
Sabalenka sempat tampil tidak konsisten dengan menghasilkan 23 unforced error, termasuk empat double fault. Namun, unggulan pertama itu mampu mengimbanginya dengan 32 winner untuk mengatasi perlawanan petenis Kolombia tersebut.
Pertandingan diawali dengan tiga break servis secara beruntun. Osorio kesulitan menemukan ritme permainan setelah melakukan lima double fault dalam dua gim servis pertamanya, termasuk dua kesalahan ganda berturut-turut yang membuatnya tertinggal 1-2.
Sabalenka kemudian menyelamatkan satu break point dengan ace sebelum mempertahankan servisnya untuk pertama kalinya. Setelah itu, ia mengambil kendali permainan dan menutup set pertama dengan skor 6-2.
Pada set kedua, Sabalenka kembali memperoleh break lebih awal setelah Osorio melakukan double fault dan dua kesalahan forehand. Namun, ia gagal mempertahankan keunggulan setelah melakukan sejumlah kesalahan sendiri dan memberikan break tersebut kepada lawannya.
Osorio, yang menempati peringkat 59 dunia, mulai menemukan kepercayaan diri melalui variasi permainan seperti maju ke net, drop shot, dan lob. Ia bahkan mendapatkan dua break point untuk memimpin 4-2.
Namun, Sabalenka mampu menyelamatkan kedua peluang tersebut melalui rangkaian pukulan backhand dan mempertahankan servisnya.
Pada kedudukan 4-4, double fault kesembilan Osorio membuka jalan bagi Sabalenka untuk merebut break penting. Ia kemudian mengakhiri pertandingan pada match point kedua melalui service winner.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Sabalenka yang tengah menghadapi ancaman kehilangan posisi nomor satu dunia. Ia harus mempertahankan gelarnya di Flushing Meadows untuk tetap berada di puncak peringkat WTA.
Jika gagal mempertahankan gelar, Sabalenka berpotensi turun hingga peringkat keempat dunia. Ia juga akan mengakhiri musim tanpa gelar Grand Slam untuk pertama kalinya sejak 2022.
Sabalenka sebelumnya menjuarai Indian Wells dan Miami secara beruntun pada Maret untuk melengkapi Sunshine Double, namun sejak itu performanya menurun. Ia belum mencapai final lagi dan beberapa kali kehilangan pertandingan setelah sempat berada dalam posisi unggul.
Di babak kedua US Open Sabalenka akan menghadapi petenis kualifikasi Polina Iatcenko, peringkat 160 dunia, yang mencatat kemenangan perdana di babak utama Grand Slam setelah mengalahkan Renata Zarazua 4-6, 6-4, 7-6(7) dalam pertandingan selama tiga jam 27 menit.
Straight sets win ????@SabalenkaA is on the hunt for title number 3 at the US Open!#USOpen pic.twitter.com/636kcbRqD5
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.