Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Sekjen PBB suarakan kekhawatiran atas baku tembak terbaru AS-Iran

NadiKabar Biro
Sekjen PBB suarakan kekhawatiran atas baku tembak terbaru AS-Iran
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Sekjen PBB suarakan kekhawatiran atas baku tembak terbaru AS-Iran.

PBB - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan kekhawatiran mendalam atas terjadinya aksi baku tembak antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

"Sekjen PBB sangat prihatin dengan sejumlah laporan mengenai jatuhnya korban sipil, termasuk dalam serangan yang dilaporkan menghantam sebuah upacara pernikahan di Iran," kata juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric.

Guterres mengecam semua serangan terhadap warga sipil. Dia mengingatkan kembali bahwa semua pihak harus menghormati kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional, termasuk prinsip-prinsip pembedaan, proporsionalitas, dan kehati-hatian.

"Sekjen PBB menegaskan kembali seruannya untuk segera menghentikan aksi militer, dan mendesak semua pihak terkait agar menahan diri serta menghindari tindakan maupun retorika yang dapat memperburuk eskalasi ketegangan yang sudah tinggi," ujar Dujarric.

Dia menjelaskan bahwa hanya sedikit negara di kawasan tersebut yang terbebas dari eskalasi ini, dengan ruang udara dan rute pelayaran penting terus terdampak berat.

"Eskalasi lebih lanjut ... akan menimbulkan konsekuensi yang menghancurkan bagi warga sipil serta kawasan yang lebih luas dan lainnya," ujarnya.

Dujarric mengatakan eskalasi di Timur Tengah telah menimbulkan dampak yang menghancurkan bagi warga sipil dan menambah tekanan lebih lanjut terhadap kebutuhan serta operasi kemanusiaan di seluruh kawasan tersebut dan lainnya.

Di kawasan yang sudah menghadapi banyak krisis kemanusiaan, eskalasi di Teluk berisiko kian memburuk saat operasi kemanusiaan sudah kewalahan dan kekurangan dana.

Selain itu, Guterres mendesak AS dan Iran untuk segera kembali ke jalur diplomasi. Penyelesaian yang komprehensif dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui dialog dan negosiasi.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia