Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Selasa, BMKG: Mayoritas kota besar alami berawan-hujan ringan

NadiKabar Biro
Selasa, BMKG: Mayoritas kota besar alami berawan-hujan ringan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Selasa, BMKG: Mayoritas kota besar alami berawan-hujan ringan.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Selly Brilian menerangkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di perairan barat Aceh, perairan barat Sumatera Utara, pesisir barat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dari Sumatera Selatan hingga Riau, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Selat Makassar bagian selatan, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan kota besar yang akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini hanyalah wilayah Padang.

Adapun kota besar yang diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, yakni wilayah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke.

Sebelumnya pada Senin (31/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sembilan dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) berstatus awas kekeringan meteorologis seiring periode hari tanpa hujan yang semakin panjang di wilayah tersebut.

"Hanya Kota Mataram yang saat ini belum masuk status awas kekeringan karena masih level siaga, sedangkan sembilan daerah lainnya sudah berada di level awas kekeringan meteorologis," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Suci Agustiarini di Mataram, Senin.

Suci mengatakan daerah yang masuk level awas kekeringan meteorologis tersebut adalah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, serta Kota Bima, dengan cakupan total mencapai 38 kecamatan.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia