Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Setwapres: Penanganan stunting harus sebagai investasi bangun SDM

NadiKabar Biro
Setwapres: Penanganan stunting harus sebagai investasi bangun SDM
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Setwapres: Penanganan stunting harus sebagai investasi bangun SDM.

Medan - Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (PKPSDM) Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) Eddy Cahyono Sugiarto mengatakan penanganan stunting harus dilihat sebagai investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia (SDM).

"Karena itu, intervensi perlu dimulai sedini mungkin, sejak remaja putri, calon pengantin, masa kehamilan, persalinan, hingga periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK)," ujar Edy dalam keterangan diterima di Medan, Sabtu.

Untuk itu, ia mengatakan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk menghasilkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing sebagai motor penggerak utama dalam menggapai Indonesia Emas 2045,

Ia mengatakan, kerja sama lintas sektor dan penguatan komitmen kepala daerah, menjadi bagian penting untuk memastikan pencegahan dan percepatan penurunan stunting berjalan dengan baik dan bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Apabila semua pihak bergerak bersama dan fokus pada kualitas pelayanan, maka berbagai kebijakan dan program yang dijalankan dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ucapnya.

Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan, capaian stunting berada di angka 19,8 persen, yang berarti dua dari 10 anak Indonesia masih mengalami gangguan pertumbuhan karena stunting.

Oleh karena itu, menjadi fokus PKPSDM Setwapres dalam rapat koordinasi teknis dan advokasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting regional Sumater digelar di Medan pada Kamis (27/08)Kegiatan yang dilakukan secara hybrid dihadiri 800 peserta yang berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, mitra pembangunan, termasuk 154 kepala daerah se-Sumatera.

Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Surya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan penanganan stunting sebagai salah satu program prioritas.

Menurutnya, forum itu penting untuk memperkuat komitmen bersama, mengoptimalkan pemanfaatan data, mengidentifikasi tantangan, sekaligus berbagi pembelajaran dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

“Kegiatan itu juga memastikan setiap kabupaten dan kota memiliki lokus serta target prioritas yang jelas terukur, data sasaran yang terpercaya, serta tindak lanjut yang dapat dilaksanakan,” ucapnya.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia