Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Singkong hingga porang jadi pangan pendamping beras andalan di Jakarta

NadiKabar Biro
Singkong hingga porang jadi pangan pendamping beras andalan di Jakarta
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Singkong hingga porang jadi pangan pendamping beras andalan di Jakarta.

Jakarta - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta Hasudungan A Sidabalok mengatakan singkong hingga porang menjadi pangan pendamping beras andalan di wilayah Jakarta.

Hal itu dia sampaikan terkait pencanangan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pangan Pendamping Beras se-DKI Jakarta.

"Komoditas yang ditanam dalam gerakan ini ada ubi, sukun, singkong, pisang, porang, jagung, serta berbagai bibit tanaman buah dan tanaman lainnya," kata Hasudungan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan gerakan tersebut dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan keluarga di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 1.000 peserta yang tersebar di 559 lokasi tanam di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Lokasi pencanangan di Jakarta Selatan dipusatkan di Kebun Bibit SMKN 63 Jakarta, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Menurut Hasudungan, SMK Negeri 63 Jakarta dipilih karena merupakan sekolah kejuruan pertanian di Jakarta yang menjadi percontohan Living Laboratory Urban Farming School.

Artinya, kata dia, sekolah tersebut bukan hanya tempat belajar teori pertanian, melainkan juga laboratorium nyata bagi para siswa untuk menguji model pertanian yang dapat diterapkan di wilayah perkotaan.

"Acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari para pimpinan wilayah, Aparatur Sipil Negara (ASN), warga Jakarta, kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), kelompok tani, hingga komunitas urban farming di seluruh wilayah DKI Jakarta," ujar Hasudungan.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jakarta Selatan Azizah Syafrin mengatakan melalui gerakan tersebut, warga semakin mengenal dan memanfaatkan sumber pangan yang beragam. Dengan demikian, diharapkan lahan-lahan yang ada di sekitarnya menjadi lebih produktif.

"Kami mengajak seluruh kader TP PKK dan masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan tanam-menanam hari ini saja. Kader PKK berada sangat dekat dengan masyarakat, sehingga kami berharap gerakan ini dapat dikawal hingga ke lingkungan masyarakat agar tanaman yang sudah ditanam dapat tumbuh dan memberikan hasil," ungkap Azizah.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia