Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah kembali membuka peluang memangkas anggaran program makan bergizi gratis (MBG) bahkan hingga di bawah Rp 200 triliun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, anggaran MBG yang awalnya ditetapkan Rp 330 triliun, telah diefisiensikan menjadi sekitar Rp 240 triliun.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyisiran dan pemutakhiran data penerima manfaat program makan bergizi gratis (MBG). Pemutakhiran dilakukan, salah satunya dengan menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). BGN juga akan menelusuri keberadaan dapur-dapur yang tercatat beroperasi, namun diduga tidak menjalankan aktivitas.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Jumat, 04/09/2026) berikut ini.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.