Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Wabup Gorontalo Utara: Pabrik pakan ayam jadi lapangan kerja baru

NadiKabar Biro
Wabup Gorontalo Utara: Pabrik pakan ayam jadi lapangan kerja baru
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Wabup Gorontalo Utara: Pabrik pakan ayam jadi lapangan kerja baru.

Gorontalo - Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo Nurjana Hasan Yusuf mengatakan pabrik pakan ayam yang segera dibangun pada bulan September 2026, menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

"Kita bersyukur pembangunan pabrik pakan ayam dalam program hilirisasi industri ternak ayam terintegrasi di daerah ini segera direalisasikan dan ditargetkan mulai dibangun pada September 2026," kata Nurjana di Gorontalo Utara, Minggu.

Ia meyakini program tersebut akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan, apalagi program ini menciptakan lapangan kerja baru.

Dari target tiga ribuan tenaga kerja yang akan direkrut, ada alokasi seribu lebih tenaga kerja direkrut dari warga lokal.

"Saya selaku Wakil Bupati akan mengawal rekrutmen tersebut, sebagai upaya pemerintah daerah menjamin ketersediaan lapangan pekerjaan baru bagi warga lokal," kata Nurjana.

Menurutnya program tersebut merupakan bentuk dukungan industri hilir terintegrasi yang sangat potensial dikembangkan di wilayah pesisir tersebut.

Seperti halnya pembangunan pabrik pakan di Kecamatan Anggrek, tentu menjadi bagian penting dari program hilirisasi ternak ayam terintegrasi.

"Daerah kita akan membangun ekosistem dari hulu sampai hilir, mulai dari penyediaan bibit ayam, pakan, pengelolaan pascapanen, sampai pembangunan rumah potong hewan unggas. Saya berharap ini benar-benar merekrut tenaga kerja lokal, sehingga pendapatan masyarakat dapat meningkat,” katanya.

Nurjana optimistis pembangunan pabrik pakan di wilayah tersebut, juga akan memperkuat pemanfaatan jagung lokal sebagai bahan baku utama, sekaligus membuka peluang usaha bagi petani dan peternak, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi di daerah ini.

Dengan begitu, usaha peternakan ayam terintegrasi ini, dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Ke depan, kata Nurjana, semangat menjadi daerah penghasil unggas untuk mendukung program ketahanan pangan nasional, diharapkan terwujud dengan lancar dan aman, serta menyejahterakan masyarakat.

"Kita harus meyakini akan mampu menjadi daerah sebagai pusat ekonomi baru di Pulau Sulawesi. Dukungan masyarakat untuk memperlancar proses pembangunan pabrik tersebut di wilayah Kecamatan Anggrek, tentu sangat diperlukan," katanya.

Pada prinsipnya kata Nurjana, pemerintah daerah mendukung penuh pembangunan pabrik pakan ayam terintegrasi yang perkirakan mencapai investasi Rp590 miliar.

Investasi hilirisasi itu mencakup pengembangan Day Old Chick (DOC), bibit ayam, pembesaran ayam, pabrik pakan, pembekuan daging ayam, sampai Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU).

Provinsi Gorontalo merupakan daerah penghasil jagung dengan target produksi mencapai 1,5 juta ton pada 2026, sehingga seluruh hasil panen petani bisa terserap industri pakan ayam karena jagung merupakan bahan baku dominan yang dipakai 40 sampai 60 persen dari komposisi pakan ayam.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia