Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Wakil Sekjen SCO: China suntikkan momentum berkelanjutan

NadiKabar Biro
Wakil Sekjen SCO: China suntikkan momentum berkelanjutan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Wakil Sekjen SCO: China suntikkan momentum berkelanjutan.

Dushanbe - Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) SCO Ahmad Saidmurodzoda dalam sebuah wawancara tertulis dengan Xinhua menyebutkan bahwa China, sebagai salah satu anggota pendiri Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO), secara konsisten memperluas agenda kerja sama organisasi tersebut dan berkontribusi bagi perkembangannya.

Saidmurodzoda mengatakan bahwa SCO yang didirikan pada 2001, menempuh jalur perkembangannya sendiri secara stabil selama 25 tahun terakhir."Sejak awal, para anggota pendiri menegaskan kembali komitmen mereka terhadap tujuan dan prinsip Piagam PBB," ujarnya.

Selain itu menurut dia, dalam deklarasi pertama mereka, pemimpin dari enam negara pendiri juga menyatakan kesiapan untuk mengembangkan dialog, kontak, dan kerja sama dalam berbagai bentuk dengan negara-negara lain, serta organisasi internasional dan regional, kenangnya."Kini, 25 tahun kemudian, dapat dikatakan dengan yakin bahwa SCO tidak pernah menyimpang dari tujuan yang telah dicanangkan sejak awal," ujar Saidmurodzoda.

Dia mengatakan bahwa dari segi wilayah, populasi, dan potensi ekonomi, SCO telah menjadi organisasi lintas kawasan terbesar di dunia.

Menyoroti peran penting China sebagai anggota pendiri, Saidmurodzoda mengatakan bahwa negara itu secara konsisten berkontribusi pada perkembangan organisasi tersebut.

"China memberikan kontribusi signifikan selama setiap masa kepemimpinannya sebagai ketua SCO, seraya membantu memajukan kerja sama di bidang keamanan regional, perdagangan dan ekonomi, serta bidang kebudayaan dan kemanusiaan, sekaligus meningkatkan peran dan pengaruh SCO dalam urusan regional maupun global," katanya.

Saidmurodzoda memberikan perhatian khusus pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SCO Tianjin yang digelar pada 31 Agustus hingga 1 September 2025 di bawah kepemimpinan China.

"KTT tersebut benar-benar membuka lembaran baru dalam sejarah organisasi," ujarnya.

Menurut dia, hal yang membedakan KTT Tianjin adalah efisiensinya yang tinggi serta fokusnya pada solusi praktis dan kesepakatan konkret, dengan hasil-hasil KTT tersebut menjadi tonggak penting dalam perkembangan jangka panjang organisasi.

Secara khusus, Saidmurodzoda menyoroti pengadopsian Strategi Pembangunan SCO hingga 2035 dalam KTT tersebut, yang disebutnya sebagai "peta jalan" dan rencana aksi komprehensif untuk satu dekade mendatang.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia