Lampung - Seorang wartawan di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya bersama sejumlah rekan saat dalam perjalanan di Kecamatan Banjar Margo kepada kepolisian.
Laporan disampaikan Akifullah, wartawan Garudatv, ke Polres Tulang Bawang pada Rabu (2/9) dini hari dan tercatat dengan nomor LP/B/255/IX/2026/SPKT/POLRES TULANG BAWANG/POLDA LAMPUNG.
"Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di wilayah Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo," kata Akifullah saat memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut, Kamis.
Akifullah mengatakan peristiwa bermula ketika dirinya bersama Triono, sesama wartawan Garudatv, Abdi dari Detik Investasi, serta Muharol dan Hendra melakukan perjalanan pada Selasa (1/9) malam.
Menurut dia, rombongan sempat berhenti membeli air mineral di sebuah minimarket di wilayah Gudang Areng, Kecamatan Penawar Tama, sekitar pukul 19.00 WIB.
Setelah melanjutkan perjalanan menuju Unit 2, Banjar Agung, Akifullah mengaku kendaraan yang mereka tumpangi diikuti Toyota Hilux berwarna hitam.
Ia menduga kendaraan tersebut dikemudikan seseorang berinisial A dengan penumpang berinisial S.
Menurut Akifullah, kendaraan itu terus mengikuti rombongan hingga kawasan Simpang Penawar, Kecamatan Banjar Margo.
"Penumpang kendaraan sempat turun dan meminta kami turun dengan membawa benda yang diduga senjata api. Kami juga mendengar suara seperti letusan," ujarnya.
Rombongan kemudian berusaha menghindar dengan melanjutkan perjalanan. Namun, Akifullah mengaku kendaraan yang mengikuti mereka menabrak Daihatsu Ayla yang ditumpangi rombongan sebanyak tiga kali dari arah belakang.
Akibat kejadian tersebut, kendaraan yang digunakan rombongan mengalami kerusakan, sedangkan Akifullah bersama empat rekannya meninggalkan lokasi.
Empat orang yang berada dalam rombongan, yakni Triono, Abdi, Muharol, dan Hendra, dicantumkan sebagai saksi dalam laporan tersebut.
"Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian dan berharap pelaku segera ditemukan serta diproses sesuai hukum," kata Akifullah.
ANTARA telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Tulang Bawang dan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang terkait laporan tersebut, tetapi hingga berita ini disusun belum memperoleh tanggapan.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.