Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Nasional

Xpeng Indonesia angkat bicara terkait "recall" X9 di global

NadiKabar Biro
Xpeng Indonesia angkat bicara terkait "recall" X9 di global
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Xpeng Indonesia angkat bicara terkait "recall" X9 di global.

Jakarta - Xpeng Indonesia angkat suara terkait masalah penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu X9 secara global karena air suspensi yang bekerja tidak maksimal akibat adanya suhu panas yang cukup ekstrem.

VP Marketing Xpeng Indonesia Hari Arifianto mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Xpeng Global untuk memastikan batch produksi yang berpotensi mengalami masalah tersebut.

“Air suspensi kita masih kita dalami bareng-bareng sama teman-teman Xpeng Global. Apakah terimbas recall air suspensi atau tidak,” kata Hari di sela-sela kegiatan media drive New Xpeng X9 di Tangerang, Senin.

Dia melanjutkan bahwa produk yang ada di Indonesia ini, berbeda dengan yang ada di global karena sudah dirakit secara lokal. Sehingga, produk yang ada di Indonesia ini merupakan status produksi yang berbeda dengan pasar China.

Kondisi tersebut, kata Hari, memberikan keuntungan karena apabila ditemukan adanya komponen yang sama dan masuk dalam batch terdampak, penggantian komponen dapat dilakukan sebelum proses produksi kendaraan di Indonesia berlangsung.

“Kalau terdampak, ya langsung diganti part-nya sebelum diproduksi. Ini yang masih terus kita cek, ini batch production yang mana sebenarnya,” katanya.

Hari menjelaskan, masalah pada suspensi udara berkaitan dengan kondisi panas ekstrem.

Gangguan tersebut, dapat menyebabkan sistem suspensi tidak mampu kembali mengangkat kendaraan ke posisi normal.

“Penyebabnya itu karena panas yang ekstrem. Gejalanya kalau air suspension itu dia enggak bisa ngangkat lagi, jadi cenderung ambles,” ujar dia.

Meski pemeriksaan masih berlangsung, Xpeng Indonesia meminta pemilik X9 yang merasakan adanya gangguan pada sistem suspensi untuk segera melaporkannya kepada jaringan layanan resmi.

Menurut Hari, konsumen dapat menyampaikan keluhan melalui layanan pelanggan maupun diler Xpeng agar pemeriksaan dapat dilakukan lebih lanjut.

“Kalau ada pelanggan merasa ada gangguan dari suspension, dengan cepat kita koordinasi. Bisa lewat call center, lewat dilernya,” kata Hari.

Dengan demikian, status Xpeng X9 di Indonesia saat ini masih dalam tahap verifikasi.

Xpeng Indonesia belum menyatakan apakah seluruh atau sebagian unit yang telah beredar di tanah air, masuk dalam cakupan recall terkait masalah suspensi udara tersebut.

Sebelumnya diberitakan oleh CarnewsChina, penarikan kembali ini dilakukan menyusul gelombang keluhan dari para pemilik, khususnya di wilayah seperti Chongqing, di mana gelombang panas ekstrem bertepatan dengan laporan tentang kerusakan sasis secara tiba-tiba.

Beberapa pemilik melaporkan bahwa sasis kendaraan akan ambruk di satu sisi, atau seluruhnya saat sedang dikendarai.

Dalam tanggapan sebelumnya terhadap masalah ini, layanan pelanggan Xpeng mengaitkan beberapa peringatan dengan mode "perlindungan termal", penyesuaian ketinggian yang sering dilakukan pada suhu tinggi dapat menyebabkan kompresor menjadi terlalu panas.

Namun, penarikan resmi sekarang mengakui adanya cacat perangkat keras yang terkait dengan kekedapan udara, bukan sekadar perlindungan termal.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Nasional #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia