JAKARTA — Eric Crumble memilih tinju sebagai jalan hidup yang membuatnya menghasilkan rekor buruk, tak pernah menang dalam 32 pertarungan.
Catatan Crumble yang hancur terjadi sepanjang 13 tahun kariernya di atas ring.
Sejak menjalani debut pada Juni 1990 melawan Joe Watts III sampai menghadapi Matt Gockel pada September 203, Crumble tak pernah tahu kata menang.
Perjalanan karier yang tercantum dalam catatan Boxrec menunjukkan Crumble 31 kali kalah KO atau TKO tanpa pernah merasakan ronde ketiga dalam sebuah pertarungan.
Dari 31 kali kalah KO, sebanyak 22 di antaranya terjadi pada ronde pertama. Sedangkan sembilan sisanya, Crumble mencium kanvas pada ronde kedua.
Sementara satu pertarungan lain berstatus no contest alias tidak ada pemenang atau pihak yang kalah dan pertandingan dianggap tidak pernah terjadi dalam penghitungan catatan menang atau kalah murni.
Satu-satunya pertarungan no contest itu terjadi ketika Crumble menghadapi Rick Lanas, pada September 1994, yang merupakan pertarungan keempatnya di ajang profesional.
Dari sederet lawan yang pernah dihadapi, ada dua sosok yang agak memiliki nama yaitu Angel Manfredy dan Antwun Echols.
Manfredy dalam kariernya, setelah menjatuhkan Crumble, pernah bertemu dengan Arturo Gatti dan Floyd Mayweather Jr. Sementara Echols dua kali berjumpa Bernard Hopkins selepas pengalaman menundukkan Crumble.
Petinju asal Amerika Serikat itu tidak hanya berkarier dalam satu kelas. Crumble pernah bertarung di kelas super featherweight, super lightweight, welterweight, super welterweight, middleweight, dan super middleweight.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.