JAKARTA — Lionel Messi memang pantas menyandang gelar good all of time (GOAT) atau yang terbaik sepanjang masa. Itu tercermin dalam tulisan tangannya.
Messi tidak mengumumkan pensiunnya dari tim nasional (timnas) Argentina, Senin (31/8), dengan rangkaian kata public relation (PR) atau tim media yang dikemas dengan baik.
La Pulga, julukan Messi, mengumumkan masa pengabdian bersama La Albiceleste sebagai pemain secara personal. Dengan sangat personal. Tanpa campur tangan pihak lain.
Pemain 39 tahun ini mengunggah foto tiga lembar tulisan tangan yang ditulis dua hari setelah final Piala Dunia 2026. Sangat sederhana untuk perpisahan yang bergelimang prestasi.
Kata-kata yang ditulis Messi pun jadi sorotan. Diksi atau pilihan kata dalam kalimat Messi menggambarkan bagaimana pemain yang lekat dengan nomor punggung 10 ini begitu filosofis.
Salah satunya, kalimat 'creo que llego el momento' yang artinya kupikir waktunya telah tiba. Messi dengan sadar mencoret kata 'creo' dan diganti dengan kata 'entiendo'.
Maka, kalimat yang disebarkan Messi menjadi 'entiendo que llego el momento' yang artinya aku memahami bahwa waktunya telah tiba. Satu kata yang mengubah makna kalimat.
Messi seolah ingin berkata, pensiun dari tim nasional bukan lagi soal waktu yang sudah tiba seperti kereta senja, tetapi ini soal menerima takdir bahwa senja berada di ufuk barat laut.
Dan, barangkali, setelah pensiunnya Messi akan memicu pemain Argentina lainnya yang telah memasuki usia senja untuk menyudahi pengabdian. Saatnya membuka pintu pengabdian lain.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.