JAKARTA — Persib Bandung resmi melepas Dion Markx untuk dipinjamkan ke klub lain dengan alasan agar mendapat lebih banyak jam terbang.
Dion Markx merupakan rekrutan Maung Bandung di awal musim Super League 2025/2026. Dion yang berposisi sebagai bek kanan terbilang kalah saing dengan Frans Putros maupun Kakang Rudianto.
Musim lalu, pemain kelahiran Nijmegen, Belanda ini hanya bermain satu pertandingan. Menit bermainnya pun terbilang minim. Bojan Hodak hanya memberi waktu tiga menit untuk Dion merumput kala jumpa Persita Tangerang.
Dengan demikian, Persib ingin pemain naturalisasi itu lebih terampil di masa peminjamannya. Melansir laman resmi Persib, keputusan ini telah melalui diskusi panjang dengan juru latih Igor Tolic.
"Dari sisi teknis, Dion merupakan pemain muda yang memiliki talenta dan potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, kami melihat bahwa kesempatan bermain yang lebih banyak sangat penting bagi proses perkembangannya," kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra.
"Setelah berdiskusi dengan tim pelatih dan Dion, kami menilai peminjaman ini menjadi pilihan yang baik untuk memberikan pengalaman dan ruang bermain yang dibutuhkannya," sambungnya.
Dion sejatinya telah memainkan peran di lini bertahan Persib dalam dua laga awal Piala Presiden 2026. Ia tampil selama 26 menit saat menghadapi Arema FC dan bermain sepanjang 51 menit kala menjajal kekuatan DPMM FC.
Akan tetapi, selepas gelaran Piala Presiden 2026, Markx diterpa cedera. Hal itu membuatnya harus absen di turnamen pramusim bertajuk Dewata Challenge Series.
Menukil laman Transfermarkt, Dion Markx akan berlabuh ke klub sesama Super League, Persita Tangerang untuk mengarungi Super League 20262027.
"Kami berharap Dion bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, mendapatkan menit bermain yang cukup, dan terus berkembang sebagai pemain."
"Bagi kami, perkembangan pemain merupakan bagian penting dari perjalanan klub. Karena itu, kami akan terus memberikan dukungan agar Dion dapat berkembang dan kembali dengan pengalaman yang lebih matang," ungkap Adhitia.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.