Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Teknologi

1.000 Orang Kubur Celana Dalam, Tujuannya Tak Terduga

NadiKabar Biro
1.000 Orang Kubur Celana Dalam, Tujuannya Tak Terduga
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait 1.000 Orang Kubur Celana Dalam, Tujuannya Tak Terduga.

Jakarta, CNBC Indonesia - Hampir 1.000 orang Swiss mengubur sepasang celana dalam ke dalam tanah. Ini merupakan bagian dari proyek sains terbesar untuk menemukan dunia di bawah kaki mereka.

Ribuan orang itu tinggal menguburkan sepasang celana dalam dan mengambilnya lagi setelah satu hingga dua bulan. Hasilnya pun sederhana, hanya melihat seberapa terurainya kain tersebut setelah dikubur di dalam tanah.

Celana dalam ini digunakan para peneliti sebagai media melihat proses bahan organik yang terurai oleh bakteri, jamur dan organisme kecil. Artinya saat celana dalam terurai lebih banyak maka tanah itu aktif secara biologis.

Hasil dari penelitian tersebut adalah rata-rata celana dalam kehilangan 10% bahannya setelah satu bulan. Sementara 50% bahan terurai terjadi setelah dua bulan, dikutip dari Times of India, Senin (31/8/2026).

Ternyata lokasi penguburan celana dalam sangat berpengaruh. Kebun pribadi menunjukkan dekomposisi tertinggi setelah dua bulan hingga 58%.

Tingkat terendah terlihat pada halaman rumput, yakni rata-rata 40%. Lahan pertanian dan padang rumput berada di antara kedua kelompok.

Peranan penting lain dalam proses ini terkait nutrisi tanah dan sifat tanah lainnya.

Penelitian juga menemukan uji coba ini mencerminkan soal kesuburan tanah dan aktivitas dekomposisi biologis, bukan terkait kesehatan tanah dalam pengertian luas luas. Ini penting karena cepatnya dekomposisi bukan selalu berarti tanda ekosistem alami lebih sehat.

Selain itu, ujicoba juga membuat ilmu tanah lebih mudah dipahami masyarakat biasa. Karena biasanya pengujian tanah perlu menggunakan peralatan khusus dan pengetahuan teknis.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Teknologi #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia