Memuat Waktu WIB...
Trending:
#5G Indonesia #BI Rate #Timnas Day #Ekonomi Digital
Teknologi

Daftar Fitur Tersembunyi Google Maps Buat Mempermudah Perjalanan

NadiKabar Biro
Daftar Fitur Tersembunyi Google Maps Buat Mempermudah Perjalanan
Dokumentasi dan liputan resmi tim redaksi NadiKabar.com terkait Daftar Fitur Tersembunyi Google Maps Buat Mempermudah Perjalanan.

JAKARTA — Google Maps memiliki sejumlah fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah perjalanan, mulai dari menghindari keramaian, menggunakan navigasi tanpa internet, hingga mengecek kualitas udara.

VP & GM Google Maps Miriam Daniel mengungkap setidaknya 20 fitur populer dan fitur tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui pengguna.

Fitur-fitur tersebut tidak hanya berkaitan dengan navigasi, tetapi juga bisa membantu pengguna mencari tempat makan, merencanakan perjalanan bersama teman, mencari lokasi parkir, hingga menemukan stasiun pengisian kendaraan listrik.

Berikut daftar fitur Google Maps yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah perjalanan, dikutip dari blog Google:

Google Maps memungkinkan pengguna mengubah ikon kendaraan yang muncul ketika menggunakan navigasi.

Pengguna dapat memilih beberapa jenis kendaraan, mulai dari mobil pikap, SUV hingga mobil balap, serta delapan pilihan warna.

Caranya, mulai navigasi kemudian ketuk tanda panah biru yang menunjukkan posisi kendaraan untuk memilih ikon.

Gemini dapat digunakan untuk mencari rekomendasi tempat atau aktivitas melalui Google Maps.

Misalnya, pengguna dapat meminta rekomendasi aktivitas bersama teman pada malam hari atau mencari aktivitas tertentu di sebuah kota. Hasil yang diberikan Gemini menggunakan data Google Maps.

Pengguna juga bisa mengajukan pertanyaan mengenai suatu tempat, seperti aturan berpakaian hingga ketersediaan parkir.

Sebelum mengunjungi restoran, pengguna dapat melihat hidangan yang populer melalui fitur "menu highlights".

Cari restoran yang diinginkan, kemudian gulir hingga menemukan bagian tersebut. Google Maps akan menampilkan foto dan ulasan mengenai sejumlah hidangan dari komunitas Maps.

Fitur Lens di Maps dapat membantu pengguna mengenali lingkungan yang belum familiar menggunakan augmented reality (AR).

Ketuk ikon kamera pada kolom pencarian dan arahkan ponsel ke lingkungan sekitar. Maps kemudian dapat menampilkan informasi seperti nama tempat, tingkat keramaian, dan rating.

Google Maps juga dapat menunjukkan keberadaan jalur high-occupancy vehicle (HOV) di sepanjang rute.

Pengguna cukup mencari petunjuk arah menuju tujuan untuk melihat apakah terdapat jalur HOV yang bisa digunakan sepanjang perjalanan.

Street View memungkinkan pengguna melihat bagaimana sebuah tempat berubah dari waktu ke waktu.

Aktifkan layer Street View, cari alamat yang ingin dilihat, kemudian pilih "See more dates". Pengguna dapat menelusuri kumpulan gambar Street View dari waktu berbeda yang tersedia untuk lokasi tersebut.

Reservasi restoran tertentu dapat dilakukan langsung melalui Google Maps.

Cari restoran yang diinginkan. Jika restoran tersebut bekerja sama dengan mitra pemesanan, pengguna dapat mengetuk "Reserve" untuk melakukan reservasi.

Fitur Lists memungkinkan pengguna menyimpan sekaligus membagikan daftar tempat yang ingin dikunjungi.

Pengguna juga bisa membuat daftar kolaboratif bersama teman. Setiap anggota dapat menambahkan tempat dan memberikan suara menggunakan emoji untuk menentukan tujuan bersama.

Arrival guidance dapat membantu pengguna menemukan pintu masuk bangunan atau kompleks yang belum dikenal.

Maps akan menyoroti pintu masuk, menunjukkan lokasi parkir di sekitar, dan mengingatkan pengguna untuk menyimpan lokasi kendaraan.

Setelah parkir, pengguna juga bisa mendapatkan petunjuk jalan kaki dari kendaraan menuju pintu masuk serta menggunakan Street View atau navigasi AR.

Immersive View memungkinkan pengguna melihat tampilan stadion, taman, hingga rute sebelum berangkat.

Pengguna juga dapat mengecek cuaca dan lalu lintas. Untuk perjalanan menggunakan mobil, fitur ini dapat membantu melihat lokasi parkir terdekat hingga tikungan sempit di sepanjang rute.

Pengguna kendaraan yang memiliki Google built-in dapat merencanakan perjalanan melalui ponsel terlebih dahulu.

Rute tersebut kemudian bisa dikirim langsung ke mobil sehingga alamat tujuan tidak perlu dimasukkan ulang.

Google Maps menyediakan layer khusus untuk melihat kualitas udara.

Caranya, ketuk ikon layer kemudian pilih "Air Quality". Maps akan menampilkan peta dengan kode warna berdasarkan tingkat kualitas udara.

Menurut Google, informasi tersebut dihasilkan menggunakan model yang menggabungkan data dari stasiun pemerintah, sensor komunitas, pola cuaca, dan kondisi lalu lintas secara langsung.

Google Maps menyediakan beberapa daftar untuk menemukan restoran.

Daftar "trending" menunjukkan tempat yang belakangan mengalami peningkatan popularitas, sementara "top" berisi tempat-tempat yang sudah populer.

Ada pula daftar "gems" untuk menemukan tempat yang berpotensi menjadi destinasi populer berikutnya.

Pengguna bisa mengetahui tingkat keramaian sebuah tempat sebelum berangkat.

Cari tempat yang ingin dikunjungi kemudian gulir hingga "Popular times". Grafik akan menunjukkan pola keramaian pada waktu tertentu dan, jika tersedia, kondisi keramaian saat itu.

Google Maps dapat digunakan secara offline ketika pengguna bepergian ke wilayah dengan koneksi internet buruk.

Cari suatu wilayah, ketuk nama atau alamatnya, kemudian pilih "Download".

Area tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengakses navigasi dan sejumlah informasi penting tanpa koneksi internet.

Pengguna kendaraan listrik dapat memasukkan merek dan model kendaraannya ke Google Maps.

Maps kemudian dapat menunjukkan stasiun pengisian daya yang kompatibel di sekitar pengguna atau sepanjang rute.

Pengguna juga bisa memakai filter berdasarkan kecepatan pengisian dan mengecek ketersediaan pengisi daya secara langsung.

Pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas dapat mengaktifkan "Accessible Places" melalui pengaturan.

Ikon kursi roda akan menunjukkan apakah sebuah tempat memiliki pintu masuk, tempat duduk, toilet, dan parkir yang aksesibel.

Pengguna dengan gangguan penglihatan juga dapat menggunakan panduan suara terperinci ketika berjalan kaki, termasuk informasi mengenai rute, belokan, dan persimpangan.

Fitur "Directory" dapat membantu pengguna mencari fasilitas ketika berada di bandara yang belum dikenal.

Cari nama bandara melalui Maps kemudian ketuk "Directory". Pengguna bisa melihat fasilitas seperti restoran, toko, lounge, tempat parkir hingga penyewaan mobil.

Google Maps memiliki fitur fuel-efficient routing yang menggunakan AI untuk menunjukkan rute yang lebih hemat bahan bakar atau energi jika rute tersebut bukan pilihan tercepat.

Setelah mencari petunjuk arah, pengguna dapat memilih rute yang ditandai dengan ikon daun hijau.

Pegman, maskot Street View, dapat berubah bentuk ketika pengguna menjelajahi lokasi tertentu di dunia.

Google memberi contoh Loch Ness di Skotlandia sebagai salah satu lokasi yang dapat dikunjungi untuk menemukan kejutan dari Pegman.

Google Maps memiliki sejumlah fitur yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah perjalanan, mulai dari menghindari keramaian, menggunakan navigasi tanpa internet, hingga mengecek kualitas udara.

VP & GM Google Maps Miriam Daniel mengungkap setidaknya 20 fitur populer dan fitur tersembunyi yang mungkin belum banyak diketahui pengguna.

Fitur-fitur tersebut tidak hanya berkaitan dengan navigasi, tetapi juga bisa membantu pengguna mencari tempat makan, merencanakan perjalanan bersama teman, mencari lokasi parkir, hingga menemukan stasiun pengisian kendaraan listrik.

Berikut daftar fitur Google Maps yang bisa dimanfaatkan untuk mempermudah perjalanan, dikutip dari blog Google:

Google Maps memungkinkan pengguna mengubah ikon kendaraan yang muncul ketika menggunakan navigasi.

Pengguna dapat memilih beberapa jenis kendaraan, mulai dari mobil pikap, SUV hingga mobil balap, serta delapan pilihan warna.

Caranya, mulai navigasi kemudian ketuk tanda panah biru yang menunjukkan posisi kendaraan untuk memilih ikon.

Gemini dapat digunakan untuk mencari rekomendasi tempat atau aktivitas melalui Google Maps.

Misalnya, pengguna dapat meminta rekomendasi aktivitas bersama teman pada malam hari atau mencari aktivitas tertentu di sebuah kota. Hasil yang diberikan Gemini menggunakan data Google Maps.

Pengguna juga bisa mengajukan pertanyaan mengenai suatu tempat, seperti aturan berpakaian hingga ketersediaan parkir.

Sebelum mengunjungi restoran, pengguna dapat melihat hidangan yang populer melalui fitur "menu highlights".

Cari restoran yang diinginkan, kemudian gulir hingga menemukan bagian tersebut. Google Maps akan menampilkan foto dan ulasan mengenai sejumlah hidangan dari komunitas Maps.

Fitur Lens di Maps dapat membantu pengguna mengenali lingkungan yang belum familiar menggunakan augmented reality (AR).

Ketuk ikon kamera pada kolom pencarian dan arahkan ponsel ke lingkungan sekitar. Maps kemudian dapat menampilkan informasi seperti nama tempat, tingkat keramaian, dan rating.

Google Maps juga dapat menunjukkan keberadaan jalur high-occupancy vehicle (HOV) di sepanjang rute.

Pengguna cukup mencari petunjuk arah menuju tujuan untuk melihat apakah terdapat jalur HOV yang bisa digunakan sepanjang perjalanan.

Street View memungkinkan pengguna melihat bagaimana sebuah tempat berubah dari waktu ke waktu.

Aktifkan layer Street View, cari alamat yang ingin dilihat, kemudian pilih "See more dates". Pengguna dapat menelusuri kumpulan gambar Street View dari waktu berbeda yang tersedia untuk lokasi tersebut.

Reservasi restoran tertentu dapat dilakukan langsung melalui Google Maps.

Cari restoran yang diinginkan. Jika restoran tersebut bekerja sama dengan mitra pemesanan, pengguna dapat mengetuk "Reserve" untuk melakukan reservasi.

Fitur Lists memungkinkan pengguna menyimpan sekaligus membagikan daftar tempat yang ingin dikunjungi.

Pengguna juga bisa membuat daftar kolaboratif bersama teman. Setiap anggota dapat menambahkan tempat dan memberikan suara menggunakan emoji untuk menentukan tujuan bersama.

Arrival guidance dapat membantu pengguna menemukan pintu masuk bangunan atau kompleks yang belum dikenal.

Maps akan menyoroti pintu masuk, menunjukkan lokasi parkir di sekitar, dan mengingatkan pengguna untuk menyimpan lokasi kendaraan.

Setelah parkir, pengguna juga bisa mendapatkan petunjuk jalan kaki dari kendaraan menuju pintu masuk serta menggunakan Street View atau navigasi AR.

Immersive View memungkinkan pengguna melihat tampilan stadion, taman, hingga rute sebelum berangkat.

Pengguna juga dapat mengecek cuaca dan lalu lintas. Untuk perjalanan menggunakan mobil, fitur ini dapat membantu melihat lokasi parkir terdekat hingga tikungan sempit di sepanjang rute.

Selain fitur untuk navigasi, Google Maps juga memberikan rekomendasi tempat yang bisa dikunjungi. (Foto: Dok. Google)

Pengguna kendaraan yang memiliki Google built-in dapat merencanakan perjalanan melalui ponsel terlebih dahulu.

Rute tersebut kemudian bisa dikirim langsung ke mobil sehingga alamat tujuan tidak perlu dimasukkan ulang.

Google Maps menyediakan layer khusus untuk melihat kualitas udara.

Caranya, ketuk ikon layer kemudian pilih "Air Quality". Maps akan menampilkan peta dengan kode warna berdasarkan tingkat kualitas udara.

Menurut Google, informasi tersebut dihasilkan menggunakan model yang menggabungkan data dari stasiun pemerintah, sensor komunitas, pola cuaca, dan kondisi lalu lintas secara langsung.

Google Maps menyediakan beberapa daftar untuk menemukan restoran.

Daftar "trending" menunjukkan tempat yang belakangan mengalami peningkatan popularitas, sementara "top" berisi tempat-tempat yang sudah populer.

Ada pula daftar "gems" untuk menemukan tempat yang berpotensi menjadi destinasi populer berikutnya.

Pengguna bisa mengetahui tingkat keramaian sebuah tempat sebelum berangkat.

Cari tempat yang ingin dikunjungi kemudian gulir hingga "Popular times". Grafik akan menunjukkan pola keramaian pada waktu tertentu dan, jika tersedia, kondisi keramaian saat itu.

Google Maps dapat digunakan secara offline ketika pengguna bepergian ke wilayah dengan koneksi internet buruk.

Cari suatu wilayah, ketuk nama atau alamatnya, kemudian pilih "Download".

Area tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengakses navigasi dan sejumlah informasi penting tanpa koneksi internet.

Pengguna kendaraan listrik dapat memasukkan merek dan model kendaraannya ke Google Maps.

Maps kemudian dapat menunjukkan stasiun pengisian daya yang kompatibel di sekitar pengguna atau sepanjang rute.

Pengguna juga bisa memakai filter berdasarkan kecepatan pengisian dan mengecek ketersediaan pengisi daya secara langsung.

Pengguna dengan kebutuhan aksesibilitas dapat mengaktifkan "Accessible Places" melalui pengaturan.

Ikon kursi roda akan menunjukkan apakah sebuah tempat memiliki pintu masuk, tempat duduk, toilet, dan parkir yang aksesibel.

Pengguna dengan gangguan penglihatan juga dapat menggunakan panduan suara terperinci ketika berjalan kaki, termasuk informasi mengenai rute, belokan, dan persimpangan.

Fitur "Directory" dapat membantu pengguna mencari fasilitas ketika berada di bandara yang belum dikenal.

Cari nama bandara melalui Maps kemudian ketuk "Directory". Pengguna bisa melihat fasilitas seperti restoran, toko, lounge, tempat parkir hingga penyewaan mobil.

Google Maps memiliki fitur fuel-efficient routing yang menggunakan AI untuk menunjukkan rute yang lebih hemat bahan bakar atau energi jika rute tersebut bukan pilihan tercepat.

Setelah mencari petunjuk arah, pengguna dapat memilih rute yang ditandai dengan ikon daun hijau.

Pegman, maskot Street View, dapat berubah bentuk ketika pengguna menjelajahi lokasi tertentu di dunia.

Google memberi contoh Loch Ness di Skotlandia sebagai salah satu lokasi yang dapat dikunjungi untuk menemukan kejutan dari Pegman.

Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.

Topik Terkait: #Teknologi #Berita Terkini #NadiKabar #Indonesia