Jakarta, CNBC Indonesia - Awal September ini menjadi hari pertama John Ternus menduduki posisi CEO Apple. Pengganti Tim Cook itu disebut berhak mendapatkan gaji dan bonus lebih dari Rp 1 triliun per tahun.
Paket gaji dan bonus Ternus terungkap dalam pengajuan Apple kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) tertanggal 1 September 2026.
Dalam dokumen tersebut Apple menyebutkan Ternus akan mendapatkan gaji pokok tahunan sebesar US$3 juta (Rp 53,1 miliar). Dia juga berhak mendapatkan hibah saham senilai US$55 juta (Rp 975,1 miliar) pada 2027 mendatang, dikutip dari Straits Times, Kamis (3/9/2026).
Selain itu, Ternus akan menerima sejumlah saham terbatas yang dihitung proporsional. Besarannya sekitar US$2,5 juta (Rp 44,3 miliar) pada tahun fiskal 2026 yang mencapai hingga September ini.
Bonus Ternus sebanyak tiga perempat berasal dari kinerja Apple dibandingkan dengan perusahaan lain dalam S&P 500. Sementara 25% dari unit saham berbasis waktu yang diberikan bertahap tiap enam bulan.
Tim Cook yang menjadi Executive Chairman Apple mendapatkan gaji pokok sebesar US$2 juta (Rp 35,4 miliar) dan tambahan nilai paket saham 2027 sebesar US$45 juta (Rp 797,8 miliar). Artinya total dia mendapatkan US$47 juta (Rp 833,3 miliar) dari jabatan barunya.
Saat masih menjadi CEO, Cook mendapatkan total US$74,4 juta (Rp 1,3 triliun) pada 2025 lalu. Nilai hibah baru bos Apple akan berfluktuasi berdasarkan harga saham perusahaan.
Cook menyerahkan kursi CEO setelah 15 tahun. Dia mengembangkan Apple ke sejumlah produk baru serta pendapatan tahunan yang mencapai hampir setengah triliun dolar.
Bahkan saham Apple selama dipimpin Cook berhasil melonjak lebih dari 2.200%.
Laporan Khusus & Verifikasi Fakta: Tim Redaksi NadiKabar.com • Standar Jurnalisme Siber Indonesia.