Bersaing ketat di bawahnya adalah Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang dinilai sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 8,0, yang berkali-kali dipercaya menggawangi bidang pertanian dan berhasil mewujudkan swasembada beras dalam waktu singkat.

Produksi beras pada 2025 mencapai 34,69 juta ton atau naik 13,29 persen secara tahunan, dan diperkirakan naik tipis menjadi 34,77 juta ton sepanjang 2026, mencatatkan surplus beras sebanyak 3,56 juta ton.

Selain itu penyerapan beras oleh BULOG mencapai 3-4 juta ton tiap tahunnya, di mana harga pembelian gabah di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kg.

β€œDi sisi lain, keberhasilan swasembada pangan dibayang-bayangi musim kemarau panjang dan ancaman El Nino, hingga serangkaian bencana alam maupun kebakaran hutan dan lahan,” kata Rudi.

Menteri-menteri lain yang dinilai terbaik kinerjanya adalah Menteri Agama Nasaruddin Umar (7,8), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (7,5), Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (7,4), dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (7,1).

β€œPrasetyo Hadi tampil prima dalam mengkomunikasikan sikap dan kebijakan pemerintah, termasuk dalam menegur para menteri yang dinilai kontroversial di mata publik,” tutur Rudi.