NADIKABAR.COM β€” Sebanyak 1.011 atlet dengan disabilitas intelektual dari 22 provinsi mengikuti Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Nusa Tenggara Timur (NTT) 2026 di Kota Kupang untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kupang, Rabu, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan dan pelayanan terbaik kepada seluruh atlet agar dapat bertanding dengan nyaman serta memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih prestasi.

"Kepada seluruh panitia dan pihak terkait, kami berharap dapat memberikan pelayanan terbaik kepada para atlet dan pendamping, baik di lokasi pertandingan, tempat penginapan, maupun di tempat lainnya," katanya.

Ia juga berharap seluruh kontingen dapat memanfaatkan kesempatan selama berada di NTT untuk mengenal Kota Kupang dan berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Melki berpesan kepada para wasit dan juri agar memimpin pertandingan secara profesional, objektif, jujur, dan adil.

Sementara itu, para manajer tim, ofisial, dan pelatih diharapkan mendampingi atlet dengan kesabaran, ketulusan, dan semangat positif.

"Kepada seluruh atlet, saya berharap kalian dapat bertanding dengan penuh semangat. Kalian berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi dalam lingkungan yang mendukung," ujarnya.

Ketua Umum Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna) Warsito Ellwein mengatakan PESONAS merupakan ajang penting untuk mengoptimalkan prestasi atlet dengan disabilitas intelektual sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi kompetisi tingkat internasional.

Ia mengatakan PESONAS II NTT 2026 menjadi salah satu tahapan persiapan atlet Indonesia menuju Special Olympics World Games (SWOG) 2027 yang dijadwalkan berlangsung pada 16-24 Oktober 2027 di Santiago, Chile.

β€œIndonesia memperoleh kuota sebanyak 76 orang untuk mengikuti ajang tersebut, meningkat tiga kali lipat dibandingkan dengan kuota pada SWOG di Berlin, Jerman, pada 2023,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap para atlet dapat memanfaatkan PESONAS 2026 untuk meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi optimal sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.

Sementara itu, Ketua Panitia PESONAS II NTT 2026 Reny Marlina Un mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan persahabatan antaratlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menjelaskan, sebanyak 1.011 atlet yang berpartisipasi terdiri atas 588 atlet putra dan 423 atlet putri. Selain itu, terdapat 787 ofisial, pelatih, dan manajer sehingga total peserta mencapai 1.788 orang.

Para peserta akan berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga, yakni sepak bola, bulu tangkis, atletik, senam ritmik, bocce, tenis meja, dan renang.

Pertandingan berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Kupang, meliputi GOR Flobamora, Stadion Oepoi, Grand Arena House of Pingpong, Jungle Arena Sport Center, dan Pitoby Sport Center.

β€œPanitia menyiapkan sebanyak 1.027 medali yang terdiri atas 333 medali emas, 333 medali perak, dan 361 medali perunggu untuk diperebutkan para atlet,” ujar dia.

Pihaknya juga berharap PESONAS II NTT 2026 dapat menjadi ruang bagi atlet dengan disabilitas intelektual untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta menunjukkan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi melalui olahraga.