NADIKABAR.COM — Lebih dari 140 warga perumahan di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami sakit muntah dan berak (muntaber). Sakit itu diduga dipicu distribusi water treatment plant (WTP) di perumahan tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citata) Tangsel menemukan sumber air di perumahan tersebut yang tak layak konsumsi.

"Saya sudah survei ke lokasi dengan tim Cipta Karya dan sudah bertemu dengan RW setempat, bahwa air di perumahan Serpong Lagoon keruh berwarna hijau lumut dan tidak layak digunakan," kata Kordinator Pembantu Bidang Pusat Data Informasi BPBD Tangsel, Sutrisno, Rabu (14/10/2026).

Dilaporkan ada 145 warga perumahan Serpong Lagoon yang mengalami gejala diare. Petugas terkait mengambil sampel air tersebut untuk diuji di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tangsel.