"(Gejalanya) Terbanyak itu muntah, diare, muntah, diare. Sehingga pertolongan pertama yang banyak diberikan adalah mengatasi dehidrasi karena yang datang ke rumah sakit itu rata-rata ingin nyuwun pertolongan karena dehidrasi atau lemesnya," ujarnya.
Sementara, Bupati Magelang, Grengseng Pamuji mengatakan pihaknya akan memastikan seluruh korban mendapat pelayanan di rumah sakit. Saat ini 98 pasien itu terbagi di RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan dan RSUD Bukit Menoreh.
"Ini baru kita mau untuk penataan bed nambah. Sehingga nanti kalau misalnya masih ada pasien dari desa itu Merah Putih masih bisa menerima pasien. Tetapi, karena ini darurat saya (mohon dimaafkan). Kalau ada pelayanan yang berkurang atau kenyamanannya berkurang karena bed-nya mungkin yang seharusnya dua menjadi tiga dan lain sebagainya, saya mohon dimaafkan," kata Grengseng.