Ledakan dahsyat itu terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 18.15 WIB. Polisi mengungkap ledakan berasal dari ruang pematangan (ripening room) pisang yang berada di lokasi.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Imron Ermawan menjelaskan pihaknya telah melakukan olah TKP kedua setelah olah TKP pertama pada kemarin malam. Dalam olah TKP ini, terdapat rekaman dari 18 CCTV yang dikumpulkan.

"Hari ini kami melakukan olah TKP yang kedua. Setelah kemarin kejadian pukul 18.15 WIB, kami olah TKP pertama. Malam tidak bisa dilanjutkan. Kami mengumpulkan beberapa CCTV di beberapa sudut, termasuk di lokasi, termasuk dekodernya," kata Imron di Pasar Cimanggis.

Imron menegaskan tidak ditemukan bom di lokasi kejadian. Dia mengatakan olah TKP masih terus dilakukan.