Pemprov Jateng juga mendorong integrasi program Active Case Finding (ACF) TB dengan layanan kesehatan primer. Integrasi tersebut diharapkan menyelaraskan skrining, rujukan, pencatatan, hingga tindak lanjut pasien.

Sementara program CKG di Jateng hingga 12 Oktober 2026, melayani 18,8 juta orang. Sementara itu, program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang dilakukan oleh Pemprov Jateng telah dilaksanakan sebanyak 1.857 kali pelayanan dengan sasaran sekitar 131.500 orang.

Sumarno juga meminta dukungan Kementerian Kesehatan untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan, memperluas akses pemeriksaan diagnostik, meningkatkan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi, serta mendukung inovasi ACF yang dikembangkan daerah.

Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Oktavianus mengatakan evaluasi program penanggulangan TB perlu terus dilakukan untuk memastikan upaya pencegahan dan pengobatan berjalan efektif.

Ia mengapresiasi pelaksanaan skrining ketat terhadap kontak erat pasien TB di Kabupaten Jepara. Dari target 161 titik skrining, kegiatan tersebut telah berlangsung di 107 titik.

"Artinya, program ini sudah berjalan sangat baik. Jadi, tiap tahun kita evaluasi agar makin baik," ujarnya.