NADIKABAR.COM — Makeup biasanya digunakan untuk menambah rasa percaya diri dan menyamarkan beberapa bagian wajah yang ingin ditutupi seperti jerawat.
Kondisi wajah yang sedang berjerawat biasanya lebih tricky untuk diaplikasikan makeup, terlebih lagi jika kulit sedang mengelupas. Hal ini akan membuat tekstur lebih terlihat jelas apabila menggunakan cara yang tidak tepat.
Berikut beberapa tips makeup untuk kulit berjerawat yang bisa diterapkan sehari-hari:
Jangan gunakan produk yang terasa berat di wajah. Foundation atau concealer dengan bahan dasar krim dan minyak biasanya memiliki tekstur yang tebal, sehingga tidak cocok untuk kulit yang berminyak dan berjerawat karena bisa menyumbat pori-pori.
Pilihlah foundation atau concealer cair karena lebih ringan digunakan di wajah dan tetap bisa digunakan untuk menutupi noda bekas jerawat. Produk makeup berbahan dasar air lebih mudah meresap ke dalam kulit dan mencegah penyumbatan minyak di wajah.
Kulit yang berminyak juga lebih cocok menggunakan produk cair yang matte finish. Hasil akhirnya tidak membuat wajah terlihat semakin berminyak dan makeup bisa bertahan lebih lama.
Kulit yang mudah berjerawat perlu lebih selektif dalam memilih makeup. Web MD menyarankan untuk menggunakan produk dengan label oil free dan noncomedogenic. Hindari memilih produk yang membuat kulit perih dan iritasi.
Makeup yang berbahan mineral seperti silica, titanium dioxide, atau zinc oxide bisa membantu menyerap minyak dan menyamarkan kemerahan. Sementara itu, kandungan dimethicone bagus untuk membantu menghaluskan permukaan kulit.
Jangan gunakan produk makeup yang mengandung SD alcohol atau denatured alcohol dalam jumlah tinggi bagi kulit yang berminyak dan berjerawat.
Kandungan tersebut bisa membuat kulit terasa kering untuk sementara. Setelah itu, kulit justru bisa terasa semakin berminyak. Hal ini yang nantinya bisa menyebabkan jerawat dan bruntusan muncul.
Bekas jerawat yang kemerahan atau noda gelap bisa disamarkan dengan color correcting concealer. Pilihlah warna yang sesuai dengan masalah kulit yang ingin ditutupi.
Concealer hijau dapat membantu menyamarkan tampilan kemerahan. Aplikasikan warna peach atau deep peach jika ingin menetralkan noda yang lebih gelap.
Cara menggunakannya yaitu dengan mengoleskan sedikit concealer di area yang ingin ditutupi. Tepuk perlahan dengan ujung jari hingga warnanya menyatu, hindari menggosoknya agar tidak geser.
Kuas dan alat makeup yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat mengumpulnya bakteri. Jika digunakan terus-menerus, bakteri tersebut bisa berpindah ke kulit dan memperburuk jerawat.
Bersihkanlah brush makeup dan peralatan lainnya secara rutin untuk mencegah berkembangnya kuman. Menggunakan aplikator sekali pakai juga baik untuk meminimalkan risiko perpindahan bakteri ke kulit.
Jangan biarkan makeup menempel di wajah saat tidur. Sisa makeup bisa menyumbat di pori-pori dan meningkatkan risiko munculnya jerawat.
Gunakan cleansing oil yang noncomedogenic untuk mengangkat sisa makeup. Lalu, lanjutkan dengan sabun wajah agar kulit wajah benar-benar bersih.
Jangan hanya mengandalkan makeup wipes karena tidak sepenuhnya mengangkat sisa makeup dan terkadang teksturnya terlalu kasar di wajah.
Jangan terlalu sering membersihkan wajah
Kulit wajah lebih sensitif dibandingkan kulit tubuh sehingga perlu berhati-hati dalam merawatnya. Jangan menggosok wajah terlalu kuat dan menggunakan sikat pembersih yang kasar karena bisa mengiritasi kulit.
Menggunakan sabun batang juga berpotensi meninggalkan residu di kulit yang bisa menyumbat pori-pori.
Gunakan pembersih wajah berbahan dasar air yang lembut untuk membersihkan kulit. Bahan salicylic acid juga bisa diaplikasikan jika ingin mengangkat sel kulit mati dan mengontrol minyak.