NADIKABAR.COM — Sekira 7.000 pekerja dievakuasi saat kebakaran besar melanda fasilitas pabrik kimia di kawasan industri Ulsan, Korea Selatan, Rabu (14/10), demikian dilaporkan kantor berita Yonhap.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekira pukul 09.41 waktu setempat di pabrik manufaktur bahan kimia di Ulsan, sekira 300 kilometer di sebelah tenggara ibu kota Seoul.
Seluruh 12 karyawan yang sedang bekerja di pabrik tersebut berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa ada korban jiwa.
Kebakaran bermula dari tangki penyimpanan luar ruangan yang berisi 8.000 liter toluena, bahan yang sangat mudah terbakar.
Kebakaran susulan terjadi di area halaman berumput setelah percikan api yang beterbangan terbawa angin ke fasilitas di dekatnya, sementara api juga berpotensi menjalar ke tangki-tangki penyimpanan bahan kimia di sekitarnya.
Saat asap hitam pekat dan bau beracun menyelimuti area sekitar, kurang lebih 7.000 pekerja di lokasi pembangunan pabrik petrokimia terdekat dievakuasi demi memastikan keselamatan.
Karyawan di perusahaan-perusahaan lain yang berdekatan juga dievakuasi sebagai langkah pencegahan.
Kebakaran tersebut mendorong dinas pemadam kebakaran mengeluarkan perintah mobilisasi pemadam kebakaran nasional, dengan mengerahkan kendaraan pemadam kebakaran khusus, helikopter, dan 200 lebih personel dari kota-kota dan wilayah sekitarnya.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.34 waktu setempat dan berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.50 waktu setempat.
Pihak otoritas berencana menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut serta tingkat kerusakan yang ditimbulkannya.