“Pupuknya dicukupi, yang tadinya kurang dilebihin dan yang tadinya mahal didiskon 20 persen. Pak Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam mendukung sektor pertanian,” katanya.

Menurut dia dengan keberhasilan swasembada pangan, saat Indonesia tidak lagi melakukan impor beras, jagung konsumsi dan kegiatan tersebut akan terus berlanjut.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang ada cadangan pangan nasional sangat cukup karena tingginya hasil panen di musim penghujan awal tahun, sehingga penurunan produksi akibat kemarau tidak signifikan.