Fitur ini berfungsi memblokir aplikasi yang mencoba mengaktifkan fitur call forwarding secara sembunyi-sembunyi di latar belakang. Android juga akan memberikan peringatan jika penipu berupaya mengelabui pengguna untuk mengetik kode penerusan MMI, berupa rangkaian angka pendek, guna mengaktifkan call forwarding pada perangkat mereka.
Di sisi lain, Google melaporkan telah bekerja sama dengan sejumlah bank di Brazil untuk memberantas kasus penipuan dengan modus menyamar sebagai pihak bank.
Guna memastikan penelepon benar-benar berasal dari pihak bank yang sah, Android akan melakukan pemeriksaan verifikasi pada panggilan masuk.
Jika penelepon gagal melewati verifikasi tersebut, Android secara otomatis akan menutup panggilan dan memberikan peringatan kepada pengguna.
Google menyebutkan bahwa Android telah memblokir lebih dari tiga juta panggilan palsu sejak fitur ini diluncurkan pada Juni lalu. Meski belum ada kepastian mengenai rencana peluncuran alat keamanan ini di Amerika Serikat, Google menyatakan akan terus menggandeng lebih banyak bank mitra di masa mendatang.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha