NADIKABAR.COM — Eskalator di Stasiun Duri yang mendadak bergerak mundur saat sedang dinaiki penumpang pada Sabtu (3/10) telah beroperasi kembali. Salah satu penumpang, Nora mengaku merasa lega karena eskalator tersebut akhirnya beroperasi lagi.
"Pagi ini sesuai yang dijanjikan udah beroperasi normal eskalatornya, ngantri tetap tapi nggak sepadat kemaren kemaren," kata Nora, saat dihubungi, Rabu (4/10/2026).
Penumpang asal Tangerang ini mengaku tiba di Stasiun Duri sekitar pukul 07.00 WIB tadi pagi. Sebelumnya saat eskalator tersebut rusak terjadi antrean penumpang yang ingin menaiki eskalator lain di lokasi. Namun pagi ini menurutnya tetap ada antrean penumpang tetapi situasinya tidak sepadat kemarin.
"Lebih bisa nafas, lebih bisa napak, hemat suara juga nggak teriak. Anehnya walaupun ngantre aku berasa lebih lega, mungkin karena sudah ngerasain yang parah kemaren," katanya.
Ia berharap Stasiun Duri menambah fasilitas bagi penumpang agar tidak terjadi penumpukan penumpang. Ia juga berharap agar perawatan fasilitas dilakukan secara rutin.
"Ditambahin aja fasilitasnya seperti eskalator dan tangga biar nggak kaya pepes, maintainnya juga rutin, tapi sejujurnya tetap Stasiun Duri jauh dari layak dikatakan stasiun transit," katanya.
Sebelumnya, eskalator di peron Stasiun Duri kembali beroperasi hari ini setelah mengalami gangguan sejak pekan lalu. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan eskalator beroperasi lagi hari ini setelah pengecekan tuntas.
Eskalator yang rusak itu merupakan eskalator di peron lima. Eskalator itu menjadi akses penting bagi penumpang yang hendak transit atau berpindah kereta di Stasiun Duri.
Karina menjelaskan, tim teknis menemukan kendala pada sistem penggerak pada eskalator. Dia mengatakan kerusakan terjadi karena beban entakan pengguna ketika berlari atau berjalan saat menggunakan eskalator.