"Dari jam 03.00 pagi antrean sudah panjang. Tadi saya datang jam 04.00 pagi, terus balik karena ternyata sudah banyak antrean. Tiga kali lipat dibanding hari sebelumnya," kata salah seorang warga Klungkung, Putu Budi, saat diwawancarai NadiKabar.

Di lokasi, warga Klungkung lainnya yang ikut mengantre BBM, Komang Wia, menerangkan kondisi antrean hari ini makin parah. Ia menduga penerapan work from home (WFH) dan sekolah daring bagi siswa membuat warga memiliki kesempatan lebih banyak untuk berburu BBM.

"Ini malah semakin panjang antreannya. Bisa jadi karena WFH dan diliburkannya anak sekolah, jadi orang-orang pada keluar mencari bensin," ujar Wia.