NADIKABAR.COM — Seorang pendiri Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Musa Widyatmodjo mengenang mendiang Martha Tilaar sebagai sosok yang begitu memperhatikan dunia mode.

"Ibu orangnya sangat perhatian terhadap perkembangan dunia mode nasional," kata Musa saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Perancang mode itu menyampaikan mendiang Martha selalu bersemangat ketika membicarakan produk lokal. Di samping itu, wanita kelahiran 1937 itu sangat kreatif dan inovatif dalam menghadirkan produk-produk baru.

Martha, kenangnya, juga merupakan sosok yang sangat senang mendengar masukkan atau ide-ide baru dari orang lain.

Musa yang juga menjabat sebagai anggota pengurus Dekranas Pusat itu menilai Martha memiliki kepedulian yang tinggi terhadap nasib pekerja wanita. Ia sangat mengayomi semua pihak tanpa memandang apa dan siapa orang tersebut dan selalu menyemangati untuk generasi muda berkarya.

"Tentunya saya kaget dan sangat berduka atas berpulangnya Ibu Martha Tilaar. Kiranya beliau beristirahat dengan tenang di rumah Bapa di surga, serta keluarga diberi ketenangan dan keikhlasan," kata Musa.

Mendiang Dr. (HC) Martha Tilaar mengembuskan nafas terakhirnya karena sakit pada Rabu (14/10) pukul 06.22 WIB di RS Medistra, Jakarta pada usia 89 tahun. Jenazah akan dimakamkan pada Jumat, 16 Oktober 2026, di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat.

Martha Tilaar merupakan sosok legendaris di Indonesia khususnya dalam industri kosmetik karena kiprahnya menciptakan terobosan kosmetik lokal berbasis bahan natural.

Ia menggabungkan seni perawatan kecantikan tradisional dengan ilmu-ilmu kosmetik modern dan menghadirkannya lewat beragam produk perawatan kulit, riasan wajah, hingga perawatan tubuh lainnya.

Berdasarkan informasi resmi situs web Martha Tilaar, usaha kecantikan Martha Tilaar di Indonesia dimulai pada 1970 saat itu ia membuka salon di sebuah garasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam waktu singkat, ia berhasil menggaet banyak pelanggan yang membuatnya dapat membuka gerai salon kedua yang dinamai Martha Griya Salon di Menteng.

Lewat usaha tersebut, untuk pertama kalinya perawatan kecantikan tradisional berbasis tanaman herbal dan bisnis kecantikan Martha Tilaar dimulai.

Setelah lebih dari lima dekade, upaya Martha itu telah berkembang tidak hanya membesarkan bisnis salon, tapi juga menghadirkan banyak pilihan produk perawatan kulit dan riasan berbahan alami yang menjadi kearifan lokal di Indonesia.

Beberapa merek terkenal yang sukses dikembangkan oleh Martha Tilaar meliputi Sari Ayu, Biokos, Belia, serta PAC.