NADIKABAR.COM — Atlet para renang Maulana Rifky Yavianda mau tampil lebih enjoy di Asian Para Games 2026. Dia tak mau terbebani dengan capaian sebelumnya di Hangzhou.

Rifky merupakan satu dari 12 para renang Indonesia yang disiapkan untuk tampil di multievent Asia khusus atlet penyandang disabilitas di Nagoya, Jepang.

Bertandang ke Negeri Sakura, Rifky berstatus juara bertahan 100 meter gaya punggung dan 100 meter gaya bebas, serta medali perak nomor 100 meter gaya kupu-kupu klasifikasi S12 di Asian Para Games 2022.

Dengan status tersebut tentu ada harapan agar ia dapat mengulang capaian yang sama seperti empat tahun lalu. Beban itulah yang coba ingin disingkirkan Rifky.

"Untuk target pribadi tentu sudah ada, tetapi saya enggak mau terlalu memikirkan itu karena mungkin akan jadi beban buat saya. Saya ingin tampil feel free, dan pokoknya maksimal saja," ucap Rifky dalam keterangannya kepada tertulisnya, Kamis (15/10/2026).

Saat meraih medali emas 100 meter gaya bebas S12 di Asian Para Games 2022, Rifky mencatatkan waktu 55,53 detik. Kini, Rifky tertantang untuk melampauinya.

"Best time saya 55, semoga bisa jadi 53 (detik) untuk yang gaya bebas," ucap pria kelahiran 10 Oktober 2002 ini.

"Tetapi ya saya juga perlu realistis, karena sesuai latihan saya. Jadi ya kemungkinan, bisa pecah standing aja sudah senang," imbuhnya.

Rifky juga tak mau terlalu memikirkan kekuatan lawan-lawannya. Ia hanya berusaha tampil maksimal di setiap nomor yang diikutinya.

"Saya tidak terlalu memikirkan lawan. Yang terpenting saya akan berusaha tampil maksimal dan mengikuti arahan dari tim pelatih. Semoga saya bisa maksimal," ucapnya.

Sejauh ini, Rifky cukup menikmati situasi yang sekarang ada di Nagoya. Dari sisi cuaca maupun kondisi venue masih sesuai harapan.

"Untuk cuaca, semoga masih bisa terus beradaptasi ya, karena memang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Kolamnya juga enak, bahkan airnya malah lebih dingin saat latihan di (PPPI) Delingan. Di sini cukup nyaman, lebih pas untuk suhu kolamnya," papar Rifky.

Dia berharap usahanya bersama 102 atlet lain untuk membawa harum Merah Putih di Asian Para Games 2026 bisa didukung langsung oleh warga Indonesia yang berdomisili di Jepang.

"Event ini kan event yang besar, se-Asia dan diselenggarakannya empat tahun sekali, terus kadang di Jepang dan setelah itu entah di mana. Mungkin jika ada waktu luang, ada momen sedikit buat nonton, bisa datang untuk mendukung teman-teman," ucap Rifky.