NADIKABAR.COM — Pemerintah Azerbaijan melarang siswa dan staf mengenakan hijab di sekolah. Kebijakan itu langsung memicu protes.

Dilansir Al-Jazeera, Rabu (14/10/2026), amandemen aturan seragam sekolah yang disetujui bulan lalu memang tidak secara eksplisit melarang penutup kepala bagi wanita Muslim di sekolah. Namun aturan itu melarang penggunaan pakaian di sekolah yang menurut pemerintah melanggar 'prinsip sekularisme'.

Keputusan ini langsung memicu protes setelah sejumlah sekolah mulai melarang siswa dan guru yang behijab mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Seorang guru bernama Zahra Hasanova mengatakan dia diberitahu tidak boleh lagi mengenakan hijab di sekolah.

"Sejujurnya, saya merasa agak emosional. Saya merasa terluka. (Hijab) adalah pilihan pribadi, dan jika suatu hari nanti saya ingin melepasnya, itu pun seharusnya menjadi pilihan saya sendiri," ujarnya.