NADIKABAR.COM — Aktor dan pembuat film asal Amerika, Ben Affleck menyebut bahwa proses syuting ulang film pahlawan super “Justice League” sebagai titik terendah dalam karirnya.
“Pengalaman mengerjakan Justice League sangat negatif karena berbagai alasan. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kondisi pribadi saya saat itu, sementara yang lain berkaitan dengan tragedi yang terjadi pada masa tersebut,” kata Affleck, dikutip laporan Variety, Senin (12/10) waktu setempat.
Sebelumnya, Warner Bros. menuai sorotan setelah mengganti sutradara Zack Snyder dengan Joss Whedon untuk merombak film tersebut, menyusul keputusan Snyder menghentikan sementara pekerjaannya karena putrinya meninggal dunia.
Bahkan, Snyder memperkirakan bahwa proses syuting ulang yang dilakukan Whedon mencakup 60 halaman materi baru.
Hasil akhirnya justru menjadi kegagalan secara kritik maupun komersial bagi Warner Bros. Whedon kemudian dituduh oleh Gal Gadot selaku pemeran dalam "Justice League", mengancam dirinya di lokasi syuting. Whedon membantah tuduhan tersebut.
Menurut Ben Affleck, perselisihan antara pihak studio dan pembuat film merupakan sebuah kesalahan, contoh bagaimana sebuah film tidak seharusnya diproduksi. Ia mengaku bersyukur Zack Snyder akhirnya dapat merilis versi filmnya melalui Snyder Cut dan turut merasa bahagia atas pencapaian tersebut.
“Namun, sangat menyebalkan ketika dia disingkirkan dari film tersebut dan kami harus menjalani syuting ulang. Jika Anda ingin tahu titik terendah dalam karir saya, itulah saatnya,” ujar Affleck.
Affleck menilai bahwa cara studio yang memanfaatkan tragedi keluarga Snyder untuk mengganti Zack sebagai salah satu hal paling buruk yang pernah dilihatnya.
“Suasana dan situasi di lokasi syuting selama proses pengambilan gambar ulang, yang sebagian besar tidak saya ketahui secara langsung tetapi saya dengar dari para aktor lain, benar-benar membuat saya berpikir, ‘wow, ini benar-benar sudah keterlaluan’,” tutur dia.
Sebelumnya, Affleck mengatakan kepada Entertainment Weekly bahwa proses pembuatan “Justice League” merupakan “pengalaman yang sangat buruk” hingga membuatnya tidak ingin melanjutkan perannya sebagai Batman.
“Saya tidak suka berada di sana. Saya tidak berpikir itu menarik dan kemudian beberapa hal yang sangat buruk dan mengerikan terjadi. Namun, saat itulah saya berpikir, tidak akan melakukan ini lagi,” kata Affleck.
Penerjemah: Sri Dewi Larasati