NADIKABAR.COM — Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan mekanisme pengadaan bahan pangan berbasis digital untuk mempertemukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan produsen secara langsung.

Kepala BGN Sudaryono dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu, menjelaskan, rencana tersebut bertujuan untuk meningkatkan transparansi harga dan memperkuat akses petani serta peternak terhadap pasar.

"Insya Allah, mulai November atau Desember 2026 ini kami akan meluncurkan semacam marketplace (lokapasar) di BGN. Dapur-dapur nantinya wajib membeli tujuh komoditas melalui marketplace secara daring sehingga harganya jelas dan sumber telur, ayam, serta dagingnya berasal dari peternak, termasuk melalui koperasi-koperasi peternak," kata pria yang akrab disapa Mas Dar itu.