"Kami berharap ALLPack Indonesia 2026 dapat membuka lebih banyak peluang bisnis, mendorong adopsi teknologi, serta memperkuat daya saing industri pengemasan dan pengolahan Indonesia di tingkat global," imbuh Daud.
Pameran berskala global ini menghadirkan lebih dari 1.600 peserta dari 42 negara, termasuk 10 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Ajang ini diproyeksikan menarik lebih dari 90.000 pengunjung bisnis dari lebih dari 30 negara.
Guna memperluas peluang kolaborasi, pameran ini digelar bersamaan dengan ALLPlas, ALLProcess, ALL Beverage Technology, IPEX, FoodTech Indonesia, ALL Cold Chain, Indonesia Maritime & Logistics Expo, dan ALL Agri Expo.
Business Development Director IPF Ariana Susanti turut menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk meningkatkan daya saing industri pengemasan Indonesia.
"Kolaborasi antar pemangku kepentingan, inovasi material, efisiensi sumber daya, digitalisasi, dan teknologi baru menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing industri sekaligus menjawab tantangan keberlanjutan," ungkap Ariana.