NADIKABAR.COM — Pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sempat padam hampir 16 jam pada Senin (12/10). BP Batam sempat melakukan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas di Batam, termasuk rumah sakit.
BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis langsung menerjunkan tim untuk mengunjungi sejumlah kawasan industri, investor, pelaku UMKM, serta fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit. Kunjungan ini bertujuan mendengarkan langsung kendala yang dihadapi pelaku usaha, menyampaikan perkembangan informasi, dan memastikan komunikasi serta pendampingan tetap berjalan.
"Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan para investor serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian," ujar Fary Djemy Francis dalam keterangannya, Selasa (13/10/2026).
Johanes Kennedy Aritonang, Chairman Panbil Group, juga mengapresiasi respons cepat PLN Batam serta kepedulian BP Batam yang turun langsung mendengarkan dan mendampingi pelaku usaha di tengah situasi sulit. Senada dengan itu, Ali Ulai, Ketua DPC IPERINDO Kepulauan Riau, juga menyampaikan penghargaan atas kesigapan PLN Batam dan kehadiran BP Batam yang memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan dunia industri.
Bagi BP Batam, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya terus memperkuat keandalan infrastruktur, kualitas pelayanan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
"Kepercayaan investor tidak hanya dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi juga melalui cara kita hadir dan saling mendukung saat menghadapi kesulitan. Setiap tantangan harus menjadi kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menjadikan Batam semakin baik," tutur Fary.