NADIKABAR.COM β€” Satbrimob Polda Metro Jaya menerjunkan 50 personel untuk menangani ledakan yang terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu sekitar pukul 18.00 WIB.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, personel dikerahkan untuk membantu evakuasi, sterilisasi lokasi, pencarian di area terdampak, serta menjaga perimeter agar proses penanganan berjalan aman.

Ia menyebut, fokus awal personel adalah memberikan pertolongan sekaligus memastikan area kejadian aman bagi masyarakat maupun petugas yang melakukan penanganan.

β€œPersonel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi,” ujar Henik di Jakarta, Rabu.

Adapun 50 personel yang diterjunkan terdiri atas 20 personel patroli Batalyon C Pelopor, 20 personel SAR Batalyon C Pelopor, serta 10 personel Unit Komposit Detasemen Gegana. Penanganan dipimpin Danyon C Pelopor Kompol Toha Subakat bersama Polres Tangerang Selatan dan unsur terkait lainnya.

Berdasarkan laporan sementara, kata Henik, enam orang dilaporkan menjadi korban dan telah dibawa ke RS Sari Asih Ciputat untuk mendapatkan penanganan medis.

"Personel SAR Brimob bersama Polres Tangerang Selatan masih melakukan evakuasi, pembersihan, serta pemeriksaan pada bagian bangunan yang terdampak untuk memastikan tidak terdapat korban lain," kata dia.

Sementara itu, personel Gegana melakukan sterilisasi di area kejadian, sementara personel patroli Brimob membantu menjaga perimeter agar proses olah tempat kejadian perkara dan penanganan di lapangan dapat berlangsung dengan aman.

"Informasi awal menyebut ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji, namun penyebab pasti masih didalami oleh petugas," kata Henik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, penanganan dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta pemeriksaan berdasarkan fakta di lapangan.

β€œSaat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja,” pungkas Budi.