NADIKABAR.COM β BRITACEG akan memperluas program pelatihan administrasi perpajakan dengan memasukkan materi transformasi digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna meningkatkan kapasitas pejabat perpajakan di negara-negara mitra Belt and Road Initiative (BRI).
Direktur BRITACEG Ho Silvestre In Mui mengatakan pengembangan kurikulum tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan efektivitas pelatihan dengan menyesuaikan materi terhadap kebutuhan praktis administrasi perpajakan di negara-negara mitra.
βSelain topik inti perpajakan, BRITACEG juga akan memperkenalkan sesi pelatihan yang mencakup transformasi digital dan kecerdasan buatan, serta aspek perpajakan yang berkaitan dengan perjanjian penghindaran pajak berganda,β katanya dalam pidato pada agenda the 7th BRITACOF di Jakarta, Selasa.
Ho menegaskan bahwa BRITACEG akan berfokus pada peningkatan kualitas dan efektivitas pelatihan dengan berpedoman pada rencana peningkatan kapasitas dalam Rencana Aksi Hong Kong 2025β2027 serta kebutuhan nyata administrasi perpajakan di negara-negara mitra.
Kelompok tersebut juga tengah mengoptimalkan jadwal pelatihan tahunan dengan mengombinasikan video pembelajaran rekaman, sesi tanya jawab langsung, dan program pelatihan tatap muka khusus.
Selain memperluas topik pelatihan, BRITACEG akan menyempurnakan sistem kurikulum melalui pengembangan kursus lanjutan dan studi kasus praktis lintas negara. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan pengetahuan yang diperoleh peserta dalam pelaksanaan tugas administrasi perpajakan.
Ho menambahkan bahwa BRITACEG juga akan meningkatkan keterlibatan tenaga pengajar melalui sesi tanya jawab berdasarkan perkembangan peserta, penghimpunan masukan secara langsung, serta evaluasi penerapan materi pelatihan.
Kerja sama antarakademi perpajakan juga akan diperluas melalui pertukaran praktik terbaik, pengembangan kursus bersama, dan berbagi tenaga pengajar. Upaya itu, kata Ho, diarahkan untuk membangun sistem pelatihan yang mengedepankan standar bersama, penggunaan sumber daya secara kolektif, dan keunggulan masing-masing wilayah.
βBRITACEG akan secara aktif mengoordinasikan pelaksanaan program dan pemanfaatan hasil pelatihan, mengevaluasi profil merek, serta berkontribusi bersama dalam memperkuat kapasitas administrasi perpajakan global,β kata dia.
BRITACEG (Belt and Road Initiative Tax Administration Capacity Enhancement Group) merupakan kelompok kerja yang berfokus pada peningkatan kapasitas administrasi perpajakan di negara-negara dan yurisdiksi yang berpartisipasi dalam inisiatif BRI, dengan Indonesia termasuk salah satu anggotanya.