Ia menjelaskan, Bulog berencana memperluas jangkauan distribusi dengan menambah pasokan ke sekitar 8.000 titik KDKMP. Perluasan tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan target pemerintah menghadirkan KDKMP di setiap desa di Indonesia, yang jumlahnya mencapai lebih dari 80.000 desa.

Dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, katanya, Bulog bersinergi dengan sejumlah BUMN dan lembaga terkait, antara lain Pertamina, bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), ID FOOD, Pos Logistik, serta Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Menurut dia, dukungan terhadap KDKMP sejalan dengan mandat pemerintah kepada Bulog untuk menjalankan tiga pilar utama, yakni keterjangkauan, ketersediaan, dan stabilisasi harga pangan. Ketiga pilar tersebut menjadi landasan Bulog dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.