NADIKABAR.COM β€” Perum Bulog Kantor Cabang Bandung, Jawa Barat, mencatat realisasi penyerapan gabah petani mencapai 84.653 ton hingga 12 Oktober 2026 atau sekitar 117 persen dari target tahunan sebesar 72.147 ton.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Bandung Yanto Nurdianto di Bandung, Selasa, mengatakan penyerapan gabah akan terus dilanjutkan hingga akhir tahun meskipun realisasinya telah melampaui target yang ditetapkan.

β€œHingga per tanggal 12 Oktober ini realisasi serapan gabah ada sekitar lebih dari 84 ribu ton dan melebihi target tahunan. Akan tetapi, Bulog akan tetap terus menyerap panen gabah di petani sampai akhir tahun,” katanya.

Berdasarkan data Bulog, realisasi penyerapan gabah sejak 1 Januari hingga 12 Oktober 2026 mencapai 84.653.087 kilogram gabah kering panen (GKP), sedangkan target tahunan ditetapkan sebanyak 72.147.000 kilogram.

Serapan tersebut berasal dari petani di wilayah Bandung Raya, meliputi Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, Kota Bandung, dan Sumedang.

Capaian tersebut melampaui target sekitar 12.506 ton atau setara 17 persen di atas sasaran awal, sementara kegiatan pengadaan masih berlangsung hingga Desember 2026.

Yanto menjelaskan Bulog tidak menetapkan target tambahan setelah realisasi penyerapan melampaui sasaran tahunan, tetapi tetap melanjutkan pembelian gabah petani untuk mengoptimalkan pengadaan hasil panen dalam negeri.

β€œUntuk target tambahan tidak ada. Namun, penyerapan tetap berjalan sampai akhir tahun karena kami masih melakukan pengadaan gabah dari petani,” ujarnya.

Dalam kegiatan pengadaan tersebut, Bulog membeli gabah kering panen dari petani dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai ketentuan pembelian yang berlaku.

Penyerapan gabah menjadi bagian dari upaya Bulog memperkuat cadangan beras pemerintah melalui pengadaan produksi dalam negeri sekaligus membantu memastikan hasil panen petani terserap melalui mekanisme pembelian yang berlaku.

Yanto mengatakan kelanjutan pengadaan hingga akhir tahun diharapkan dapat mengoptimalkan hasil panen yang tersedia dan menjaga kesinambungan pasokan beras untuk mendukung kebutuhan masyarakat.