NADIKABAR.COM — Sejumlah penagih utang atau mata elang (matel) terlibat keributan dengan warga, ketika berusaha menarik paksa mobil diduga menunggak angsuran di Bogor Utara, Kota Bogor. Pascakejadian, pihak matel dan pemilik kendaraan kini saling lapor polisi.

"Iya saling lapor. Untuk pihak finance-nya (pihak matel) melaporkan (soal) fidusia. Kalau pemilik kendaraan, (buat laporan polisi) terkait insiden kemarin," kata Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Imam ketika dimintai konfirmasi, Selasa (13/10/2026).

"Belum jelas (apa yang dilaporkan). Tetapi intinya terkait kejadian kemarin itu, pemilik kendaraan membuat laporan ke Polresta itu benar adanya. Yang dilaporkan itu matelnya," imbuhnya.

Imam menyebutkan, mobil Avanza hitam yang dicegat matel hingga berujung kericuhan di Bogor Utara dikemudikan wanita inisial R. Sementara pemiiknya berinisial OS. Imam belum menjelaskan apa hubungan R dan OS.

"Saat ini masih penyelidikan, baru pemeriksaan awal saja kemarin pas laporan. Sekarang belum ditetapkan unit mana yang menangani. Perkembangannya nanti disampaikan," kata Imam.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah matel terlibat keributan dengan beberapa warga di Bogor Utara, Kota Bogor. Empat orang diduga matel diamankan polisi.

"Betul, jadi awalnya kita menerima pengaduan dari 110 mengenai keributan di Bangbarung pada pukul 16.12 WIB. Kemudian kita mendatangi lokasi pada pukul 16.20 WIB, pas sampe di situ benar ada keributan," kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo saat dihubungi, Senin (12/10/2026).

Keributan dipicu empat matel diduga hendak menarik mobil yang dikendarai seorang wanita. Mobil tersebut sempat dikejar, hingga dihentikan di Taman Corat-Coret Kota Bogor.