Kendaraan tidak dapat mengantar atlet hingga tepat di depan arena sehingga mereka harus menempuh perjalanan sekitar satu kilometer dari titik penurunan.
Menurut Reda, kondisi tersebut cukup menyulitkan terutama bagi atlet yang harus berjalan kaki dalam jarak cukup jauh sebelum menjalani latihan ataupun pertandingan.
Tim CdM kemudian menyiapkan kursi roda tambahan bagi atlet yang membutuhkan agar perjalanan menuju arena tidak menguras kondisi fisik mereka.
"Akhirnya kita cari akal. Kalau tidak kuat, kita kasih kursi roda saja semua, biar lancar, dari tim pendamping yang mendorong. Alhamdulillah, ada masalah, ada solusi," kata Reda.
Kontingen Indonesia tiba di Jepang setelah menempuh perjalanan dari Solo dan masih harus menjalani proses aktivasi kartu identitas sebelum menuju penginapan masing-masing.