Saat kejadian, Bahrudin sedang berada tak jauh dari lokasi. Dirinya melihat kondisi ruko yang ada dalam kondisi rusak.
"Awalnya saya di belakang, sampai jebol ke belakang. Nah, saya lihat ke belakang, ada dagangan berantakan," tuturnya.
Ledakan itu terjadi pada Rabu (14/10) pukul 18.15 WIB. Seluruh korban dievakuasi ke beberapa rumah sakit, seperti RS Sari Asih, RS Fatmawati dan RSUD Tangerang Selatan.
Polisi memastikan ledakan bukan berasal dari bom. Diketemukan tabung gas etilen seberat 52 kilogram.
"Hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami. Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, di lokasi kejadian.
Ada sekitar empat blok ruko dua lantai yang rusak. Lokasi ledakan merupakan gudang penyimpanan buah.