Indonesia Muda Jakarta menjadi juara pertama Kobatama. Seiring waktu, klub seperti Aspac Jakarta, Pelita Jaya, dan Satria Muda mulai membangun reputasi sebagai kekuatan utama basket nasional.

Pada 2003, Kobatama memasuki babak baru dengan nama Indonesian Basketball League atau IBL. Aspac Jakarta menjadi juara pertama pada era tersebut, sedangkan Satria Muda kemudian mendominasi beberapa musim berikutnya.

Pada 2010, pengelolaan kompetisi beralih kepada PT Deteksi Basket Lintas atau DBL Indonesia. Liga berganti nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia dan menggunakan format kompetisi yang berbeda. Era NBL berlangsung hingga musim 2014-2015.

Setelah periode tersebut, kompetisi kembali menggunakan nama IBL pada 2015. Era yang sering disebut IBL Reborn ini menghadirkan persaingan baru dengan keterlibatan sejumlah klub yang kemudian menjadi langganan playoff dan final.

Sejak saat itu, liga terus berkembang melalui perubahan regulasi, penggunaan pemain asing, pengembangan siaran digital, hingga penerapan format kandang-tandang secara penuh pada 2024.